Minyak

Temuan Minyak Baru ENRG Perkuat Prospek Energi Nasional

Temuan Minyak Baru ENRG Perkuat Prospek Energi Nasional
Temuan Minyak Baru ENRG Perkuat Prospek Energi Nasional

JAKARTA - Upaya menjaga keberlanjutan produksi minyak nasional terus mendapatkan dorongan dari aktivitas eksplorasi. 

Temuan cadangan baru menjadi sinyal positif di tengah tantangan penurunan produksi migas.

Langkah strategis kembali ditunjukkan oleh salah satu emiten energi nasional melalui keberhasilan pengeboran sumur eksplorasi. Hasil awal menunjukkan potensi yang dinilai mampu mendukung pasokan energi dalam negeri.

Penemuan ini tidak hanya berdampak bagi kinerja perusahaan, tetapi juga memiliki arti penting bagi ketahanan energi nasional. Potensi pengembangan lanjutan membuka ruang kontribusi jangka panjang bagi sektor hulu migas.

Penemuan Minyak di Wilayah Kerja Malacca Strait

Emiten Bakrie Group, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), mengumumkan bahwa anak usahanya, PT Imbang Tata Alam (ITA), berhasil menemukan minyak. Penemuan tersebut berasal dari salah satu sumur eksplorasi terbaru.

Sumur eksplorasi ini berada di Wilayah Kerja Malacca Strait, Riau. Temuan minyak tersebut tercatat pada 26 Januari 2026.

Keberhasilan ini dipandang sebagai langkah penting dalam mendukung keberlanjutan produksi minyak nasional. Temuan baru diharapkan dapat memperkuat basis produksi di wilayah tersebut.

Hasil Evaluasi Awal Reservoir Menjanjikan

Direktur Utama ENRG, Syailendra S. Bakrie, mengungkapkan bahwa hasil evaluasi awal menunjukkan kualitas reservoir yang menjanjikan. Lapisan produktif teridentifikasi pada zona target pengeboran.

"Berdasarkan hasil evaluasi awal, ditemukan lapisan produktif pada Formasi Upper Sihapas dengan ketebalan net pay sekitar 80 feet. Pada pelaksanaan uji alir, sumur mencatatkan laju produksi minyak sebesar 350 barel minyak per hari, yang mencerminkan kualitas reservoir yang baik serta potensi aliran yang stabil," kata Syailendra.

Capaian uji alir tersebut memberikan gambaran awal tentang kemampuan sumur dalam menghasilkan minyak. Data ini menjadi dasar penting untuk tahapan pengembangan berikutnya.

Karakter Geologi dan Potensi Eksplorasi Lanjutan

Dari sisi geologi, penemuan minyak ini diinterpretasikan sebagai stratigraphic trap. Karakter tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

Stratigraphic trap membuka peluang eksplorasi lanjutan di sekitar area temuan. Evaluasi lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi prospek sumber daya dan cadangan minyak baru.

Masih berdasarkan evaluasi awal, estimasi Original Oil in Place pada struktur ini diperkirakan mencapai sekitar 31 juta barel minyak. Angka ini menunjukkan potensi signifikan dari temuan tersebut.

Rencana Pengembangan dan Tambahan Produksi

Selain potensi cadangan awal, terdapat peluang peningkatan produksi melalui pengembangan struktur MSTB-NW. Rencana ini akan dilakukan melalui implementasi sejumlah sumur pengembangan.

Dari rencana tersebut, potensi tambahan produksi diperkirakan mencapai 1.000 hingga 1.500 barel minyak per hari. Tambahan produksi ini diharapkan memperkuat kontribusi lapangan terhadap total output perusahaan.

Pengembangan struktur MSTB-NW menjadi salah satu fokus utama ke depan. Langkah ini dinilai strategis untuk mengoptimalkan nilai dari penemuan minyak yang telah dikonfirmasi.

Potensi Besar dari Evaluasi Seismik

Potensi pengembangan lapangan dinilai masih jauh lebih besar. Evaluasi seismik memberikan indikasi adanya sumber daya tambahan di sekitar area temuan.

"Hasil evaluasi respon seismik yang serupa, menunjukkan potensi sumber daya di sekitar temuan masih menyimpan potensi lebih dari 76 juta barel minyak, menjadi target campaign eksplorasi selanjutnya," ujar Syailendra.

Temuan potensi tersebut menjadi dasar bagi perencanaan kampanye eksplorasi berikutnya. Perusahaan melihat peluang signifikan untuk memperluas portofolio cadangan minyak.

Kolaborasi dan Dampak bagi Ketahanan Energi

Ke depan, ITA akan bekerja sama dengan SKK Migas untuk melanjutkan studi teknis. Kerja sama ini bertujuan mematangkan konsep pengembangan struktur MSTB-NW.

Selain itu, kolaborasi juga diarahkan untuk mengidentifikasi peluang eksplorasi tambahan di sekitar wilayah penemuan. Pendekatan ini dilakukan agar potensi sumber daya dapat dimanfaatkan secara optimal.

Syailendra menegaskan bahwa temuan ini diharapkan memberikan dampak luas. "Penemuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi ketahanan energi nasional serta memberikan manfaat bagi stakeholder di sekitar Wilayah Kerja Malacca Strait. Kami berkomitmen untuk menjalankan kegiatan eksplorasi dan pengembangan yang berkelanjutan guna menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index