Kuliner Gudeg

Wisata Kuliner Gudeg Malam Jogja 2026: Tempat Terbaik Dicicipi Anak Muda

Wisata Kuliner Gudeg Malam Jogja 2026: Tempat Terbaik Dicicipi Anak Muda
Wisata Kuliner Gudeg Malam Jogja 2026: Tempat Terbaik Dicicipi Anak Muda

JAKARTA - Yogyakarta tidak pernah benar-benar tidur, terutama soal kuliner malam. Di tahun 2026, aroma masakan tradisional masih menyeruak saat jalanan mulai sepi, menarik wisatawan dan warga lokal untuk berburu gudeg.

Gudeg malam menawarkan sensasi berbeda dari versi sarapan manis. Biasanya berkuah (gudeg basah) dengan sambal krecek pedas yang "nendang", membuat kantuk langsung hilang.

Makan gudeg larut malam memiliki romansa tersendiri. Duduk lesehan di trotoar atau bangku kayu, diterangi lampu temaram, ditemani musisi jalanan, menghadirkan pengalaman yang otentik.

Antrean panjang sering terlihat meski jam menunjukkan lewat tengah malam. Ini membuktikan bahwa gudeg malam Jogja tetap menjadi ritual kuliner yang dicintai banyak orang.

Destinasi Gudeg Malam Paling Populer di Jogja

1. Gudeg Bromo Bu Tekluk
Gudeg Bromo Bu Tekluk wajib dicoba bagi pemburu kuliner tengah malam. Terkenal dengan gudeg basah lembut dan kuah areh gurih yang menyatu sempurna dengan nasi hangat.

Tambahan krecek kenyal dan bumbu meresap hingga ke serat terdalam menjadi ciri khas tempat ini. Lesehan pinggir jalan di trotoar Jalan Gejayan membuat pengalaman bersantap semakin autentik.

Antreannya sering panjang hingga dini hari, namun pelayanan sigap membuat menunggu tetap menyenangkan. Harga terjangkau, mulai dari mahasiswa hingga turis, menjadikan tempat ini ideal untuk semua kalangan.

Alamat: Jl. Affandi No.2-A, Santren, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.

2. Gudeg Pawon
Gudeg Pawon memberikan pengalaman unik karena pelanggan makan di dalam dapur (pawon) milik penjual. Tungku kayu bakar menciptakan aroma smoky yang khas, menambah sensasi tradisional.

Meskipun buka menjelang tengah malam, pengunjung sudah terlihat mengantri sebelum pintu dibuka. Gudeg di sini lebih gurih daripada manis, sangat cocok bagi yang kurang suka rasa manis berlebihan.

Ayam kampung empuk mudah lepas dari tulang, membuat pengalaman makan semakin memuaskan. Dengan porsinya terbatas, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.

Alamat: Jl. Prof. DR. Soepomo Sh No.36, Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55164.

3. Gudeg Mercon Bu Tinah
Gudeg Mercon Bu Tinah menghadirkan sensasi pedas yang berbeda. Oseng-oseng mercon krecek menambah ledakan rasa pedas, berpadu dengan manisnya nangka, membuat mata langsung melek.

Warung tenda sederhana ini sudah populer secara nasional. Banyak food vlogger dan selebritas sengaja datang untuk menantang pedasnya.

Selain gudeg, tersedia sate ayam, gorengan, dan ceker dengan bumbu tak kalah nendang. Bahan selalu segar, menjaga kualitas rasa tetap konsisten dari tahun ke tahun.

Alamat: Jl. Asem Gede No.8, Cokrodiningratan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55233.

4. Gudeg Permata Bu Pudjo
Sebagai pionir gudeg malam, Gudeg Permata Bu Pudjo berdiri sejak 1951. Gudeg basah dengan kuah areh kuning kental dan gurih menjadi ciri khasnya yang mempertahankan resep turun-temurun.

Sambal goreng kreceknya pedas, lembut, dan kaya rempah. Suasana pinggir jalan dengan bangunan tua menambah nuansa nostalgia.

Warung biasanya ramai setelah jam makan malam berakhir hingga dini hari. Bagi pencinta sejarah kuliner, mengunjungi Gudeg Permata wajib dilakukan untuk memahami akar kuliner Jogja.

Alamat: Jl. Gajah Mada No.2, Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55111.

5. Gudeg Mbak Sasha
Gudeg Mbak Sasha populer di kalangan mahasiswa dan pekerja malam di Gejayan. Rasanya lebih gurih daripada manis, dengan porsi besar yang memuaskan pengunjung muda.

Variasi lauk tambahan sangat lengkap, mulai sate-satean hingga jeroan ayam bacem. Kuah areh tidak terlalu kental namun aromanya kuat, memberikan tekstur creamy saat disatukan dengan nasi.

Meja panjang di area terbuka memungkinkan santai menikmati angin malam Jogja. Pelayanan cepat meski antrean panjang membuat pengalaman tetap nyaman.

Alamat: Jl. Affandi No.43, Klitren, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55222.

6. Gudeg Bu Nanik
Gudeg Bu Nanik menjadi pilihan di kawasan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Tekstur nangka lembut, krecek pedas pas, dan ayam kampung empuk menjadikan setiap suapan penuh rasa.

Areh kuning kental menambah ciri khas gudeg yang selalu dirindukan. Lokasi strategis dan area makan bersih membuatnya cocok bagi wisatawan maupun keluarga.

Alamat: Gg. Jragem No.28, Nandan, Sariharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55284.

7. Gudeg Yu Djum Wijilan 167
Cabang Wijilan dari Yu Djum tetap melayani malam hari dengan kualitas terjaga. Sebagai sentra gudeg tertua di Jogja, makan di sini menghadirkan pengalaman sejarah yang kuat.

Gudeg kering manis, telur bebek kenyal, dan krecek ikonik menjadikannya pilihan tepat untuk dibawa pulang atau disantap di tempat. Deretan kendi dan peralatan masak tradisional menambah kesan autentik.

Alamat: Jl. Wijilan No.167, Panembahan, Kec. Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55131.

8. Gudeg Bu Tjitro “1925”
Gudeg Bu Tjitro berdiri sejak 1925, mempertahankan resep leluhur hingga 2026. Gudeg halus dengan bumbu meresap dan menu pendamping variatif, termasuk ayam goreng kremes, membuatnya pilihan formal untuk keluarga.

Selain makan di tempat, Bu Tjitro menyediakan gudeg kaleng sebagai buah tangan. Pelayanan profesional dan lokasi mudah dijangkau membuatnya destinasi kuliner malam terpercaya.

Alamat: Jl. Janti No.330, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55198.

9. Gudeg Sagan
Gudeg Sagan menyajikan gudeg basah dengan cara tradisional dan sentuhan modern. Pilihan Bubur Gudeg menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin mengurangi nasi, tetap dengan ayam kampung gurih dan krecek pedas.

Suasana modern dengan musik akustik membuatnya favorit milenial dan Gen Z. Lokasi dekat kampus dan perkantoran membuatnya ideal untuk santai malam hari.

Alamat: Jl. Prof. Dr. Ir. Herman Johannes No.53, Samirono, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55223.

10. Gudeg Bu Hj. Amad
Gudeg Bu Hj. Amad berada dekat kampus UGM, terkenal dengan rasa elegan dan tidak terlalu berminyak. Potongan ayam besar dan krecek pas untuk setiap suapan, membuat santapan malam semakin nikmat.

Tempat luas memudahkan parkir kendaraan, nilai tambah yang jarang ditemukan di warung pinggir jalan. Pada 2026, Bu Hj. Amad tetap menjadi standar kualitas gudeg malam di Jogja utara.

Alamat: KM.4,5 Blok, Jl. Agro No.2 CT3 No.5, Kocoran, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index