JAKARTA - Memasuki tahun 2026, persaingan smartphone di Indonesia semakin ketat, terutama di segmen harga terjangkau. Infinix kembali menjadi sorotan berkat pendekatan konsisten yang menitikberatkan pada spesifikasi tinggi dengan harga yang tetap ramah di kantong.
Strategi tersebut bukan sekadar gimmick pemasaran, melainkan sudah menjadi identitas kuat Infinix di mata konsumen. Brand ini terus membuktikan diri sebagai pilihan rasional bagi pengguna yang membutuhkan performa tanpa harus merogoh kocek dalam.
Dua model yang paling banyak dibicarakan di awal 2026 adalah Infinix Zero 40 5G dan Infinix Hot 40 Pro. Keduanya mencuri perhatian karena menawarkan RAM besar, performa kencang, dan harga yang agresif.
Kombinasi ini membuat banyak merek lain di kelasnya mulai merasa tertekan. Infinix sukses menciptakan standar baru di segmen menengah hingga entry-level.
Target utama Infinix tetap jelas, yaitu anak muda, pelajar, gamer, serta pengguna aktif digital. Kelompok ini dikenal memiliki kebutuhan multitasking tinggi namun sensitif terhadap harga.
Infinix memahami bahwa pasar Indonesia membutuhkan HP yang kuat untuk berbagai aktivitas. Mulai dari gaming, editing, hingga pembuatan konten, semua harus bisa dijalankan tanpa lag.
RAM Besar Jadi Senjata Utama Infinix
Salah satu kekuatan utama Infinix terletak pada keberaniannya menyematkan RAM besar di hampir semua lini produk. Kapasitas RAM yang ditawarkan mulai dari 8 GB hingga mencapai 24 GB.
Langkah ini menjadi pembeda dibanding kompetitor di kelas harga serupa. Bahkan, di rentang Rp2 jutaan, RAM sebesar ini tergolong sangat jarang.
Infinix juga memanfaatkan fitur RAM virtual untuk meningkatkan performa multitasking. Teknologi ini membuat sistem terasa lebih lega saat membuka banyak aplikasi sekaligus.
Hasilnya, pengguna dapat berpindah aplikasi tanpa hambatan berarti. Aktivitas seperti editing video, streaming, hingga bermain game berjalan lebih lancar.
Pendekatan ini membuat pengalaman penggunaan terasa lebih mahal dari harga sebenarnya. Infinix berhasil menyasar kebutuhan riil konsumen Indonesia.
RAM besar bukan hanya angka, tetapi berdampak langsung pada kenyamanan penggunaan. Hal ini menjadi alasan utama banyak pengguna mulai melirik Infinix.
Spesifikasi Infinix Zero 40 5G: Monster Mid-Range 2026
Infinix Zero 40 5G tetap relevan di tahun 2026 berkat dukungan chipset MediaTek Dimensity 8200 Ultimate. Chipset ini dikenal stabil dan memiliki performa tinggi untuk kelas menengah premium.
Untuk kebutuhan gaming, Dimensity 8200 masih tergolong sangat bertenaga. Game berat seperti PUBG, Genshin Impact, hingga COD Mobile dapat dijalankan dengan lancar.
Performa tersebut membuat Zero 40 5G cocok bagi gamer serius. Selain itu, pengguna produktif juga diuntungkan dengan kinerja yang konsisten.
• Chipset
– MediaTek Dimensity 8200 Ultimate
– Performa stabil untuk gaming dan multitasking
Dari sisi memori, Zero 40 5G dibekali RAM fisik 12 GB. RAM ini dapat diperluas melalui RAM virtual hingga total 24 GB.
Sementara itu, penyimpanan internal 512 GB memberikan ruang sangat lega. Pengguna tidak perlu khawatir menyimpan game, video, dan file berukuran besar.
Kombinasi RAM dan storage seperti ini biasanya hanya ditemukan di ponsel flagship mahal. Infinix menghadirkannya di kelas harga yang jauh lebih terjangkau.
• Memori
– RAM hingga 24 GB
– Storage internal 512 GB
Pada sektor visual, Infinix Zero 40 5G tampil menonjol lewat layar AMOLED berukuran 6,78 inci. Layar ini mendukung refresh rate 144Hz untuk animasi super mulus.
Warna yang ditampilkan terlihat tajam dan kontras. Pengalaman menonton video dan bermain game terasa lebih imersif.
• Layar
– AMOLED 6,78 inci
– Refresh rate 144Hz
Infinix juga menyematkan mode kamera ala GoPro. Fitur ini memungkinkan perekaman video dengan gaya dinamis.
Pendekatan ini menjadikan Zero 40 5G menarik bagi konten kreator pemula. Pengguna dapat menghasilkan video yang lebih variatif tanpa perangkat tambahan.
Harga Infinix Zero 40 5G di Indonesia berada di kisaran Rp4–5 jutaan. Dengan spesifikasi setara flagship global, ponsel ini menawarkan nilai terbaik di kelasnya.
Spesifikasi Infinix Hot 40 Pro: Raja HP Rp2 Jutaan
Jika Zero 40 5G menyasar kelas menengah premium, Infinix Hot 40 Pro bermain di segmen entry-level. Meski begitu, spesifikasinya tetap tergolong agresif.
Salah satu kejutan terbesar datang dari kapasitas RAM. Infinix Hot 40 Pro dibekali RAM 12 GB di kelas harga Rp2 jutaan.
Angka ini membuatnya hampir tak memiliki pesaing langsung. Multitasking terasa ringan bahkan untuk aplikasi berat.
• Target Pengguna
– Pelajar
– Pekerja online
– Konten kreator pemula
Hot 40 Pro juga dibekali baterai berkapasitas besar. Daya tahannya cukup untuk penggunaan seharian penuh tanpa perlu sering mengisi ulang.
Layar ponsel ini sudah mendukung refresh rate tinggi. Aktivitas scrolling dan gaming terasa lebih responsif.
Pada sektor kamera, resolusi yang ditawarkan cukup tinggi untuk kebutuhan harian. Hasil foto sudah memadai untuk media sosial dan aplikasi editing.
Penggunaan aplikasi seperti Canva, CapCut, hingga Zoom meeting dapat dijalankan dengan lancar. Hal ini membuat Hot 40 Pro cocok untuk kebutuhan produktivitas ringan.
Harga Infinix Hot 40 Pro berada di kisaran Rp2,2 jutaan. Dengan spesifikasi tersebut, ponsel ini menjadi HP RAM 12 GB termurah di 2026.
Tidak mengherankan jika Hot 40 Pro langsung laris di pasar entry-level. Banyak konsumen menjadikannya pilihan utama karena nilai yang ditawarkan.
Infinix Kian Menggila di 2026
Strategi Infinix di 2026 terlihat sangat jelas. RAM besar dipadukan dengan harga murah menjadi formula utama yang terus diulang.
Pendekatan ini terbukti efektif di pasar Indonesia. Infinix berhasil membaca kebutuhan konsumen dengan tepat.
Dominasi merek besar perlahan mulai tergerus. Infinix tampil sebagai alternatif kuat yang sulit diabaikan.
Bagi pelajar, gamer, hingga kreator pemula, Infinix menawarkan solusi nyata. Bukan sekadar janji spesifikasi, tetapi pengalaman penggunaan yang terasa.
Tahun 2026 menjadi momentum emas bagi Infinix di Indonesia. Brand ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai raja spek tinggi harga bersahabat.