JAKARTA - Pergerakan harga pangan nasional menunjukkan tren melandai pada Jumat pagi. Penurunan terjadi pada sejumlah komoditas utama yang selama ini menjadi kebutuhan harian masyarakat.
Harga beberapa komoditas pangan, seperti bawang merah, bawang putih bonggol, cabai merah keriting, dan cabai rawit merah terpantau turun. Kondisi ini memberikan sinyal positif terhadap stabilitas harga pangan nasional.
Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional yang diakses di Jakarta pada pukul 09.40 WIB, harga rata-rata nasional bawang merah tercatat mengalami penurunan. Harga bawang merah berada di angka Rp39.227 per kilogram.
Angka tersebut turun sebesar Rp1.667 dibandingkan harga pada Kamis, 29 Januari 2026. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan pasokan di tingkat nasional.
Pergerakan Harga Bumbu Dapur dan Cabai
Selain bawang merah, harga bawang putih bonggol juga tercatat mengalami penurunan. Harga rata-rata nasional bawang putih bonggol kini berada di angka Rp37.961 per kilogram.
Komoditas cabai merah keriting juga mengalami penurunan harga. Harga rata-ratanya tercatat sebesar Rp34.908 per kilogram.
Cabai merah besar turut mengalami penyesuaian harga. Komoditas ini tercatat berada di angka Rp34.461 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai rawit merah juga terpantau turun. Harga rata-rata nasional cabai rawit merah kini berada di angka Rp54.854 per kilogram.
Penurunan harga cabai menjadi perhatian karena komoditas ini kerap mengalami fluktuasi tinggi. Stabilitas harga cabai berpengaruh besar terhadap pengeluaran rumah tangga.
Kondisi ini mengindikasikan distribusi dan pasokan cabai berjalan relatif lancar. Faktor cuaca dan produksi turut memengaruhi pergerakan harga tersebut.
Harga Protein Hewani dan Beras
Selain komoditas hortikultura, beberapa komoditas protein hewani juga mengalami penurunan harga. Daging ayam ras kini tercatat berada di harga Rp38.476 per kilogram.
Telur ayam ras juga mengalami penurunan harga di tingkat nasional. Harga rata-rata telur ayam ras tercatat berada di angka Rp29.938 per kilogram.
Penurunan harga ayam dan telur menjadi kabar baik bagi masyarakat. Komoditas ini merupakan sumber protein utama bagi banyak keluarga.
Sementara itu, harga beras terpantau relatif stabil. Tidak terdapat perubahan signifikan pada harga rata-rata nasional beras.
Harga beras premium tercatat berada di angka Rp15.444 per kilogram. Angka ini mencerminkan kondisi pasokan yang masih terjaga.
Untuk beras medium, harga rata-rata nasional tercatat sebesar Rp13.250 per kilogram. Stabilitas harga ini menjadi perhatian penting pemerintah.
Harga beras stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP tercatat berada di angka Rp12.450 per kilogram. Program SPHP terus berperan menjaga keterjangkauan harga.
Kondisi harga beras yang stabil memberikan kepastian bagi konsumen. Beras tetap menjadi komoditas strategis dalam pengendalian inflasi.
Minyak Goreng, Ikan, dan Komoditas Lainnya
Harga minyak goreng curah saat ini berada di angka rata-rata Rp17.534 per liter. Harga ini mencerminkan kondisi pasokan yang relatif stabil.
Minyak goreng kemasan tercatat berada di harga rata-rata Rp20.832 per liter. Sementara itu, MinyaKita berada di angka Rp17.416 per liter.
Perbedaan harga antarjenis minyak goreng menunjukkan variasi kualitas dan segmentasi pasar. Konsumen memiliki pilihan sesuai kebutuhan dan daya beli.
Di sisi lain, harga ikan mengalami pergerakan berbeda. Beberapa jenis ikan justru tercatat mengalami kenaikan harga.
Harga ikan kembung tercatat naik menjadi Rp44.867 per kilogram. Kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor pasokan dan cuaca.
Ikan tongkol juga mengalami kenaikan harga. Harga rata-ratanya kini berada di angka Rp35.931 per kilogram.
Ikan bandeng turut mengalami kenaikan. Harga rata-rata nasional ikan bandeng tercatat sebesar Rp35.236 per kilogram.
Kenaikan harga ikan mencerminkan dinamika sektor perikanan. Faktor musim tangkap sering kali memengaruhi pasokan di pasar.
Untuk komoditas daging merah, harga daging sapi murni tercatat berada di angka Rp135.828 per kilogram. Harga ini masih berada dalam rentang yang diawasi pemerintah.
Daging sapi merupakan salah satu komoditas dengan kontribusi besar terhadap inflasi pangan. Oleh karena itu, pergerakannya terus dipantau.
Harga gula konsumsi tercatat berada di angka Rp18.089 per kilogram. Komoditas ini relatif stabil dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara itu, harga tepung terigu kemasan tercatat sebesar Rp12.630 per kilogram. Tepung terigu curah berada di harga rata-rata Rp9.442 per kilogram.
Stabilitas harga terigu penting bagi industri rumah tangga dan UMKM. Komoditas ini banyak digunakan dalam berbagai produk pangan.
Secara umum, pergerakan harga pangan nasional menunjukkan kombinasi antara penurunan dan kenaikan. Namun, sebagian besar komoditas utama terpantau stabil.
Penurunan harga bawang dan cabai menjadi sinyal positif bagi daya beli masyarakat. Komoditas tersebut merupakan kebutuhan harian di hampir setiap rumah tangga.
Stabilitas harga beras dan minyak goreng turut memperkuat ketahanan pangan. Pemerintah terus memantau dinamika harga melalui sistem pemantauan nasional.
Kondisi pasar pangan pada Jumat pagi menunjukkan pasokan relatif terkendali. Distribusi yang lancar menjadi kunci stabilitas harga.
Ke depan, pengawasan harga pangan akan terus diperkuat. Langkah ini penting untuk menjaga inflasi tetap terkendali.
Masyarakat diharapkan tetap bijak dalam berbelanja. Stabilitas harga dapat terjaga apabila permintaan dan pasokan berjalan seimbang.
Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak. Tujuannya memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan terjangkau.
Dengan kondisi harga yang relatif stabil dan sebagian menurun, situasi pangan nasional menunjukkan sinyal positif. Pemantauan rutin menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan pasar.