Kuliner

Menelusuri Kuliner Tersembunyi Probolinggo yang Wajib Dicicipi Para Wisatawan

Menelusuri Kuliner Tersembunyi Probolinggo yang Wajib Dicicipi Para Wisatawan
Menelusuri Kuliner Tersembunyi Probolinggo yang Wajib Dicicipi Para Wisatawan

JAKARTA - Saya selalu merasa bangga lahir di Probolinggo. Kota ini memadukan kearifan lokal, adat, dan budaya Jawa-Madura dengan cara yang unik.

Meski kini saya berada di perantauan, rasa cinta terhadap kota kelahiran tetap ada. Setiap kali berbicara tentang Probolinggo, selalu ada rasa rindu yang sulit diungkapkan.

Saat bekerja di kota lain, saya kerap mengobrol dengan rekan kerja. Obrolan kami beragam, mulai dari karier hingga cerita daerah masing-masing.

Pembicaraan kami suatu hari beralih ke kuliner khas daerah. Teman-teman kemudian bertanya pada saya, “Apa kuliner khas Probolinggo?”

Awalnya saya agak kebingungan menjawab. Namun, akhirnya saya menyebut tape sebagai kuliner khas Probolinggo.

Tape memang mudah ditemukan di sepanjang perbatasan Palang, Probolinggo. Banyak penjual yang menjajakan tape dengan berbagai jenis dan rasa.

Reaksi teman-teman saya cukup mengejutkan. Mereka justru menertawakan jawaban saya dan menyebut tape lebih terkenal di Bondowoso.

Mereka bahkan menilai Probolinggo krisis kuliner khas. Padahal kota ini memiliki sejumlah kuliner unik yang wajib dicoba wisatawan.

Kepiting Olok dari Mayangan: Sajian Laut yang Menggoda

Kepiting olok merupakan salah satu kuliner ikonik Probolinggo. Hidangan ini berasal dari daerah pesisir Mayangan yang kaya hasil laut.

Kata “olok” merujuk pada kepiting muda yang biasanya terdampar di tepian pantai. Kepiting muda inilah yang menjadi bahan utama masakan khas ini.

Proses pengolahan diawali dengan merebus kepiting hingga matang. Setelah itu, kepiting digeprek agar bumbu meresap sempurna ke dalam daging.

Bumbu racikannya terdiri dari cabai, bawang putih, bawang merah, jahe, dan kemiri. Perpaduan ini menciptakan rasa seimbang antara manis, gurih, dan pedas.

Kepiting olok tidak hanya disukai warga lokal, tapi juga wisatawan. Sensasi gurih dan aroma rempah membuatnya selalu menjadi pilihan utama di Mayangan.

Nasek Tongas: Nasi Hijau dari Barat Probolinggo

Kuliner berikutnya yang tak kalah menarik adalah nasek tongas. Hidangan ini berasal dari daerah Tongas, tepatnya di barat Kota Probolinggo.

Metode masaknya hampir menyerupai nasi bakar. Perbedaan utamanya terletak pada warna hijau nasi yang berasal dari sayuran segar.

Bayam dan sawi menjadi bahan utama pewarna alami nasi. Sari sayuran dituangkan ke nasi setengah matang agar aroma dan rasa meresap sempurna.

Nasek tongas biasanya disajikan dengan suiran ikan tuna. Tambahan daun kemangi memberi aroma khas sekaligus mempercantik tampilan hidangan.

Meski belum seterkenal kuliner lain, pemerintah Probolinggo telah menetapkan nasi ini sebagai makanan khas daerah. Hal ini menjadi langkah penting untuk melestarikan tradisi kuliner lokal.

Nasi Glepungan: Kelezatan Sederhana dengan Nilai Lokal Tinggi

Nasi glepungan atau empog adalah kuliner lain yang wajib dicicipi di Probolinggo. Hidangan ini menggabungkan nasi dengan olahan jagung atau singkong.

Nasi glepungan terkenal rendah gula karena komposisi jagung atau singkong lebih dominan. Hidangan ini cocok bagi mereka yang ingin menikmati makanan sehat sekaligus mengenyangkan.

Biasanya nasi glepungan disajikan dengan ikan asin, sambal terasi, sayur urap, daun kelor, dan tempe goreng. Pelengkap sederhana ini membuat rasa nasi glepungan semakin nikmat dan memuaskan.

Bagi warga Probolinggo, nasi glepungan bukan sekadar makanan harian. Hidangan ini merepresentasikan nilai kesederhanaan dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Kuliner khas Probolinggo menunjukkan kekayaan cita rasa lokal. Dari kepiting olok, nasek tongas, hingga nasi glepungan, setiap hidangan memiliki cerita dan karakter unik.

Kini, siapa pun yang berkunjung ke Probolinggo dapat menikmati ragam kuliner khasnya. Kota ini tidak hanya menyimpan keindahan alam, tapi juga kekayaan rasa yang memikat selera.

Jadi, jika kamu berkesempatan ke Probolinggo, jangan lewatkan untuk mencicipi kuliner-kuliner ini. Dijamin pengalaman makanmu akan lebih berkesan dan menggugah selera.

Probolinggo membuktikan bahwa setiap kota di Indonesia memiliki keunikan kuliner tersendiri. Dengan menjaga dan mempromosikan makanan khas, warisan budaya tetap hidup dan dikenal luas.

Kota ini memang patut dibanggakan. Bagi wisatawan maupun warga lokal, kuliner Probolinggo selalu memberi pengalaman yang berbeda dan tak terlupakan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index