Investasi Donggala Tumbuh Kuat Dorong Ekonomi Daerah

Jumat, 30 Januari 2026 | 15:52:28 WIB
Investasi Donggala Tumbuh Kuat Dorong Ekonomi Daerah

JAKARTA - Capaian investasi Kabupaten Donggala menunjukkan perkembangan positif sepanjang tahun 2025. 

Pemerintah daerah mencatat realisasi investasi mencapai Rp888 miliar dan menjadi salah satu indikator penguatan ekonomi lokal. Nilai tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi di daerah tersebut.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni menyampaikan bahwa investasi memiliki peran strategis bagi pembangunan daerah. Investasi dinilai menjadi motor pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Dampak ini dirasakan langsung melalui peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor usaha.

Sektor Energi Dominasi Nilai Investasi

Bentuk investasi terbesar di Kabupaten Donggala berasal dari sektor energi dan utilitas dasar. “Jadi bentuk investasi ini seperti kontribusi listrik, gas, dan air menjadi sektor usaha terbesar di Donggala dengan nilai mencapai Rp693 miliar,” kata Vera. Sektor ini menjadi tulang punggung investasi karena mendukung kebutuhan dasar masyarakat dan industri.

Dominasi sektor energi menunjukkan arah pembangunan yang berfokus pada infrastruktur penunjang. Keberadaan listrik dan gas mendorong aktivitas ekonomi lain agar tumbuh lebih cepat. Hal ini sekaligus menciptakan efek berganda terhadap sektor-sektor pendukung di daerah.

Kontribusi Beragam Sektor Usaha

Selain energi, sektor pertambangan juga memberikan kontribusi signifikan terhadap investasi daerah. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, sektor pertambangan mencapai Rp136 miliar. Nilai ini menempatkan pertambangan sebagai sektor terbesar kedua dalam struktur investasi Donggala.

Sektor perdagangan tercatat menyumbang Rp20 miliar terhadap total investasi. Aktivitas pergudangan mencapai Rp9 miliar, sedangkan jasa angkutan berkontribusi Rp8 miliar. Sektor pertanian dan perkebunan juga berperan dengan nilai investasi mencapai Rp6 miliar.

Peran Sektor Pendukung Investasi

Beberapa sektor lain turut melengkapi struktur investasi di Kabupaten Donggala. “Ada juga sektor usaha perikanan Rp3 miliar, real estate Rp4 miliar, konstruksi Rp2 miliar, dan beberapa sektor lainnya mendukung investasi di Kabupaten Donggala,” ucapnya. Keberagaman sektor ini mencerminkan basis ekonomi daerah yang cukup luas.

Kombinasi sektor primer, sekunder, dan tersier menjadi kekuatan tersendiri bagi Donggala. Setiap sektor saling melengkapi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Kondisi ini juga memperkuat ketahanan ekonomi daerah terhadap fluktuasi eksternal.

Pemerataan dan Dampak Ketenagakerjaan

Realisasi investasi tahun 2025 tercatat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp500 miliar. Kenaikan ini menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah daerah melihat capaian ini sebagai hasil dari perbaikan iklim investasi.

“Sebagian besar wilayah investasi terbesar di Kecamatan Sindue dengan sektor usaha gas di Desa Dalaka, dan listrik di Desa Lero Tatari,” sebutnya. Konsentrasi investasi tersebut menjadi dasar evaluasi untuk pemerataan ke wilayah lain. Pemerintah daerah terus mendorong distribusi investasi yang lebih seimbang.

Menurut dia, pemerintah daerah menargetkan pemerataan investasi pada berbagai sektor strategis tahun berikutnya. Upaya ini diharapkan dapat memperluas manfaat ekonomi ke seluruh wilayah. Dengan demikian, pertumbuhan tidak hanya terpusat di satu kawasan.

“Jadi secara umum dengan angka realisasi investasi tahun 2025 sudah menyerap 886 ribu tenaga kerja, sehingga berkontribusi nyata terhadap perekonomian di Kabupaten Donggala,” kata dia. 

Penyerapan tenaga kerja menjadi bukti konkret manfaat investasi bagi masyarakat. Capaian ini memperkuat optimisme terhadap keberlanjutan pembangunan ekonomi Donggala.

Terkini