BBM Nasional Terjaga PIS Angkut Energi Skala Besar

Senin, 26 Januari 2026 | 15:58:22 WIB
BBM Nasional Terjaga PIS Angkut Energi Skala Besar

JAKARTA - Distribusi energi menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas pasokan nasional dan internasional. 

Tanpa sistem pelayaran yang andal, aliran minyak dan gas berpotensi terganggu, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia.

Dalam konteks tersebut, PT Pertamina International Shipping (PIS) menempati posisi strategis. Perusahaan ini menjadi penghubung utama antara sumber energi, fasilitas pengolahan, hingga konsumen akhir.

Sepanjang 2025, peran tersebut tercermin dari volume angkutan energi yang sangat besar. PIS mencatatkan kinerja positif dengan mengangkut total 170 miliar liter energi.

Capaian Angkutan Energi Sepanjang 2025

Dari total 170 miliar liter energi yang diangkut, sebagian besar dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri. Sebanyak 107 miliar liter disalurkan guna mendukung pasokan energi nasional.

Sementara itu, 63 miliar liter lainnya melayani pasar internasional. Angka ini menunjukkan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan domestik dan ekspansi bisnis global.

Energi yang diangkut meliputi minyak mentah, produk kilang, BBM, dan LPG. Seluruhnya menjadi komoditas vital bagi aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat.

Pandangan Manajemen terhadap Kinerja Perusahaan

Direktur Utama PIS, Surya Tri Harto, menilai capaian tersebut memiliki makna strategis. Menurutnya, kinerja ini mencerminkan kontribusi nyata perusahaan dalam sektor energi.

“Capaian ini mencerminkan peran strategis PIS dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperluas jangkauan layanan internasional,” ujar Surya Tri Harto.

Pernyataan tersebut menegaskan posisi PIS tidak hanya sebagai operator pelayaran, tetapi juga sebagai bagian penting dari sistem ketahanan energi nasional.

Operasional Armada dan Dukungan Pelabuhan

Sepanjang 2025, PIS mengoperasikan 110 kapal milik untuk mendukung kegiatan angkutan energi. Armada ini menjadi tulang punggung operasional perusahaan di berbagai rute.

Selain kapal milik, PIS juga didukung oleh 338 kapal pendukung pelabuhan. Dukungan ini memastikan proses bongkar muat dan distribusi berjalan lancar.

Kombinasi armada utama dan kapal pendukung memberikan fleksibilitas operasional. Hal ini memungkinkan PIS merespons kebutuhan pasar dengan lebih cepat dan efisien.

Ekspansi Rute dan Jangkauan Internasional

Untuk memperluas cakupan layanan, PIS menjalankan ekspansi rute internasional. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya permintaan pasar global terhadap jasa logistik energi.

Perusahaan mengoperasikan tiga kantor pemasaran di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa. Kehadiran kantor ini memperkuat jejaring bisnis internasional PIS.

Ekspansi tersebut juga membuka peluang kerja sama baru. Dengan jaringan global, PIS dapat meningkatkan daya saing di industri pelayaran energi internasional.

Standar Keselamatan dan Posisi dalam Pertamina Group

Peningkatan kinerja operasional diiringi dengan perhatian serius terhadap aspek keselamatan. Sebanyak 84 kapal PIS telah memenuhi standar inspeksi Ship Inspection Report Programme (SIRE).

Pemenuhan standar ini menjadi indikator komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan kualitas layanan. Aspek tersebut penting dalam menjaga kepercayaan mitra dan pengguna jasa.

Sebagai Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina Group, PIS mengelola bisnis pelayaran dan logistik energi nasional. Peran ini menempatkan PIS sebagai elemen kunci dalam mendukung keberlanjutan sistem energi Indonesia.

Terkini