Liga Inggris

Everton dan Leeds Jaga Asa di Liga Inggris

Everton dan Leeds Jaga Asa di Liga Inggris
Everton dan Leeds Jaga Asa di Liga Inggris

JAKARTA - Ketatnya persaingan papan bawah Liga Inggris kembali tersaji dalam laga Everton melawan Leeds United. 

Duel di Goodison Park berakhir imbang 1-1 dan meninggalkan ketegangan bagi kedua tim. Hasil ini membuat Leeds belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi.

Leeds United sebenarnya berada di ambang kemenangan penting dalam laga tersebut. Keunggulan yang mereka raih sejak babak pertama hampir membawa pulang tiga poin penuh. Namun, gol di menit akhir mengubah jalannya cerita.

Tambahan satu poin membuat posisi Leeds belum bergerak signifikan di klasemen. Mereka tetap berada di peringkat ke-16 dengan raihan 26 poin. Jarak dengan zona degradasi masih cukup dekat dan menyimpan risiko besar.

Keunggulan yang Sirna

Sejak awal laga, Leeds tampil cukup disiplin dan efektif. Mereka mampu memanfaatkan kelengahan Everton di babak pertama. Gol pembuka lahir melalui penyelesaian James Justin pada menit ke-28.

Keunggulan tersebut membuat Leeds tampil lebih percaya diri. Mereka beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah melalui serangan balik cepat. Sayangnya, peluang tambahan gagal dimaksimalkan menjadi gol kedua.

Situasi ini menjadi titik krusial dalam pertandingan. Everton perlahan bangkit dan meningkatkan intensitas permainan. Leeds pun mulai lebih banyak bertahan demi menjaga keunggulan tipis.

Dua Wajah Everton

Everton menjalani laga dengan performa yang kontras di dua babak. Pada babak pertama, permainan mereka terlihat datar dan kurang menggigit. Hal ini memicu kekecewaan para pendukung saat turun minum.

Pelatih Everton melakukan penyesuaian penting di paruh kedua. Pergantian pemain menjadi langkah krusial untuk mengubah ritme permainan. Tekanan demi tekanan mulai dilancarkan ke area pertahanan Leeds.

"Babak pertama kami tidak 'hadir' di sana, babak kedua kami jauh lebih baik dan bersyukur bisa mencetak gol balasan," ujar David Moyes kepada BBC Match of the Day. Pernyataan itu menggambarkan perubahan signifikan yang terjadi. Everton tampil lebih agresif dan terorganisir setelah jeda.

"Saya benar-benar tidak tahu (kenapa main buruk). Kami tidak mengatur permainan untuk menjadi datar, itu pasti. Kami hanya tidak bermain bagus dan sedikit beruntung hanya tertinggal 1-0," lanjutnya. Pernyataan ini menunjukkan kelegaan atas hasil akhir pertandingan.

Barry Mengubah Keadaan

Masuknya Kieran Dewsbury-Hall dan Jarrad Branthwaite membawa dampak nyata. Everton mulai mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang. Momentum puncak terjadi di 15 menit terakhir laga.

Thierno Barry muncul sebagai penyelamat bagi tuan rumah. Ia mencetak gol penyeimbang melalui sontekan di tiang dekat setelah menerima umpan Idrissa Gueye. Gol tersebut menjadi penegas kebangkitan Everton.

Catatan itu menjadi gol keempat Barry dalam lima pertandingan terakhir di Liga Inggris. Performa tersebut menunjukkan peningkatan signifikan sang penyerang. Kontribusinya menjadi faktor penting bagi Everton.

"Kami senang dia (Barry) mulai mencetak beberapa gol. Jika Anda mendapatkan gol sebagai penyerang tengah, itulah yang terpenting. Dia selalu sangat jujur dan bekerja keras untuk kami, tapi kami butuh gol dan syukurlah dia memberi kami satu malam ini," puji Moyes. Ucapan tersebut menegaskan peran vital Barry.

Penyesalan dan Peta Klasemen

Di sisi lain, Leeds United harus menerima kenyataan pahit. Mereka gagal menjaga keunggulan meski tampil dominan di babak pertama. Sejumlah peluang emas tidak berbuah gol tambahan.

Dominic Calvert-Lewin nyaris menggandakan keunggulan Leeds. Tembakannya hanya membentur tiang gawang mantan klubnya. Momen itu menjadi salah satu titik penyesalan terbesar.

Pelatih Leeds mengakui kekecewaannya atas hasil akhir. Namun, ia tetap melihat sisi positif dari satu poin yang diraih. "Kami agak tidak beruntung bahwa dari dominasi dan peluang yang diciptakan di babak pertama, kami tidak mencetak gol kedua," ungkap Daniel Farke.

"Saya sedikit kecewa, kami bisa saja mempertahankan situasi gol dengan lebih tajam." Pernyataan itu mencerminkan evaluasi jujur atas performa tim. Leeds tetap harus waspada di sisa musim.

Hasil imbang ini tidak mengubah persaingan di papan atas klasemen Liga Inggris. Arsenal masih berada di puncak dengan koleksi 50 poin meski menelan kekalahan. Manchester City dan Aston Villa terus menempel ketat dalam perburuan gelar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index