JAKARTA - Boyolali selama ini dikenal luas sebagai daerah penghasil susu sapi dengan kualitas unggulan. Namun di balik julukan Kota Susu, Boyolali juga menyimpan beragam pilihan oleh-oleh non susu yang tak kalah menarik.
Wilayah yang berada di Jawa Tengah ini memiliki bentang alam pegunungan dan perbukitan yang hijau. Udara sejuk serta suasana tenang membuat Boyolali kerap menjadi tujuan wisata keluarga.
Produksi susu sapi yang melimpah memang menjadi identitas utama Boyolali. Oleh karena itu, banyak wisatawan langsung mengasosiasikan daerah ini dengan aneka olahan susu.
Padahal, Boyolali juga menawarkan berbagai makanan khas lain yang bisa dijadikan buah tangan. Oleh-oleh ini cocok bagi wisatawan yang ingin variasi selain produk berbahan susu.
Pilihan oleh-oleh non susu dari Boyolali juga memiliki daya simpan cukup lama. Hal ini membuatnya aman dibawa pulang untuk perjalanan jauh.
Selain itu, cita rasa yang ditawarkan tetap mencerminkan karakter kuliner daerah. Kombinasi rasa gurih, manis, dan renyah menjadi daya tarik utama.
Berikut ini adalah rekomendasi oleh-oleh khas Boyolali selain olahan susu. Daftar ini dapat menjadi panduan praktis bagi wisatawan.
Ragam Oleh-Oleh Boyolali Berbahan Daging
Boyolali dikenal sebagai daerah agraris dengan hasil peternakan melimpah. Selain susu, daging sapi menjadi salah satu komoditas penting.
Olahan daging sapi kemudian berkembang menjadi berbagai produk khas. Produk-produk ini banyak diminati sebagai oleh-oleh.
■ Abon Sapi
Abon sapi menjadi salah satu oleh-oleh favorit dari Boyolali. Produk ini dibuat dari daging sapi yang disuwir halus dan dimasak hingga kering.
Tekstur abon yang ringan membuatnya mudah disajikan. Rasanya cenderung manis gurih dan cocok disantap dengan nasi hangat.
Abon sapi memiliki daya simpan yang cukup lama. Hal ini menjadikannya aman dibawa sebagai buah tangan.
Selain dijadikan lauk, abon juga sering dinikmati sebagai camilan. Kepraktisan ini membuat abon sapi digemari berbagai kalangan.
Proses pengolahannya dilakukan hingga kering sempurna. Dengan begitu, kualitas rasa tetap terjaga meski disimpan berbulan-bulan.
■ Dendeng Sapi
Selain abon, dendeng sapi juga menjadi olahan khas Boyolali. Produk ini terbuat dari irisan daging sapi yang dikeringkan.
Dendeng memiliki cita rasa manis gurih yang khas. Teksturnya lebih padat dibandingkan abon.
Pengolahan dendeng dilakukan dengan proses pengeringan khusus. Hal ini membuat dendeng awet dan tidak mudah rusak.
Dendeng sapi cocok dijadikan lauk maupun camilan. Banyak wisatawan memilihnya sebagai alternatif oleh-oleh non susu.
Camilan Tradisional Khas Boyolali
Selain olahan daging, Boyolali juga memiliki beragam camilan tradisional. Camilan ini mudah ditemukan di toko oleh-oleh.
Rasa dan bentuknya yang unik menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa di antaranya sudah dikenal luas.
■ Marning
Marning merupakan makanan tradisional khas Boyolali yang cukup populer. Camilan ini mudah ditemukan di berbagai sudut kota.
Marning dibuat dari tepung ketan yang dibentuk beragam. Bentuknya bisa berupa lingkaran, persegi, atau segitiga.
Setelah dibentuk, marning digoreng hingga kering. Proses ini menghasilkan tekstur renyah saat digigit.
Marning tersedia dalam berbagai varian rasa. Pilihannya meliputi manis, gurih, asin, hingga pedas.
Keanekaragaman rasa membuat marning digemari berbagai usia. Camilan ini cocok untuk teman santai maupun oleh-oleh.
■ Keripik Ceker Ayam
Keripik ceker ayam menjadi salah satu oleh-oleh unik dari Boyolali. Olahan ini berbeda dari ceker ayam pada umumnya.
Ceker ayam diolah hingga kering dan krispi. Teksturnya renyah dengan aroma bawang yang menggugah selera.
Rasa gurih menjadi ciri utama keripik ini. Beberapa varian juga memiliki sensasi pedas.
Keripik ceker ayam sering diburu wisatawan. Keunikannya menjadikannya pilihan oleh-oleh yang tidak biasa.
Produk ini mudah ditemukan di toko oleh-oleh. Biasanya dikemas praktis dan siap dibawa pulang.
Oleh-Oleh Unik dengan Bahan Tak Biasa
Boyolali juga menawarkan produk olahan dari bahan yang jarang ditemui. Salah satunya berasal dari kulit kerbau.
Olahan ini memiliki peminat tersendiri. Rasanya khas dan teksturnya unik.
■ Krecek Kulit Kerbau
Krecek kulit kerbau merupakan olahan yang cukup langka. Tidak semua daerah memiliki produk ini.
Kulit kerbau diolah menjadi kerupuk atau krecek. Proses pengolahannya membutuhkan ketelatenan khusus.
Krecek kulit kerbau tersedia dalam dua jenis. Ada krecek basah dan krecek kering.
Krecek basah biasanya dimasak sebagai lauk. Sementara krecek kering lebih cocok dijadikan oleh-oleh.
Teksturnya kenyal dengan rasa gurih khas. Produk ini banyak diminati pecinta kuliner tradisional.
Karena bahan bakunya terbatas, krecek kerbau memiliki nilai tersendiri. Hal ini membuatnya semakin menarik sebagai buah tangan.
Alasan Oleh-Oleh Non Susu Layak Dipilih
Oleh-oleh non susu dari Boyolali menawarkan variasi pilihan. Hal ini memberi alternatif bagi wisatawan.
Tidak semua orang cocok membawa produk susu. Oleh karena itu, pilihan non susu menjadi solusi.
Produk-produk ini juga memiliki daya simpan yang lebih panjang. Risiko rusak selama perjalanan pun lebih kecil.
Cita rasa yang ditawarkan tetap mencerminkan karakter lokal. Setiap produk membawa kekhasan Boyolali.
Kemasan yang praktis memudahkan wisatawan. Oleh-oleh bisa dibawa dalam jumlah cukup banyak.
Harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau. Wisatawan bisa membeli tanpa khawatir biaya membengkak.
Dengan banyaknya pilihan, wisatawan bisa menyesuaikan selera. Mulai dari camilan ringan hingga lauk siap santap.
Boyolali tidak hanya tentang susu sapi. Daerah ini juga kaya akan kuliner khas lainnya.
Oleh-oleh non susu membuktikan kekayaan kuliner Boyolali. Produk-produk ini layak dijadikan buah tangan.