Es Dawet Ayu Banjarnegara

Rahasia Es Dawet Ayu Banjarnegara Manis, Gurih, dan Segar di Rumah

Rahasia Es Dawet Ayu Banjarnegara Manis, Gurih, dan Segar di Rumah
Rahasia Es Dawet Ayu Banjarnegara Manis, Gurih, dan Segar di Rumah

JAKARTA - Dawet Ayu Banjarnegara bukan sekadar minuman tradisional, tetapi ikon kuliner yang legendaris. Perpaduan manis, gurih, dan aroma pandan membuatnya menjadi favorit masyarakat lokal dan wisatawan.

Minuman khas Banjarnegara ini sering hadir di pasar tradisional, warung, maupun acara keluarga. Namun, kini Anda bisa membuat sendiri Dawet Ayu segar di rumah dengan bahan mudah ditemukan.

Sejarah Singkat Dawet Ayu Banjarnegara

Dawet Ayu mulai populer berkat lagu berjudul “Dawet Ayu Banjarnegara” yang diciptakan oleh seniman lokal. Lagu ini membuat minuman segar ini terkenal hingga kalangan lebih luas di Jawa Tengah.

Pada era 1970–1980-an, lagu ini dibawakan kembali oleh kelompok kesenian calung dan pelawak Peang Penjol. Promosi melalui musik tradisional itu menjadikan Dawet Ayu semakin ikonik di Banjarnegara.

Selain rasanya yang menyegarkan, Dawet Ayu juga identik dengan budaya lokal. Setiap teguknya menghadirkan perpaduan cita rasa manis gula jawa, gurih santan, dan aroma pandan yang harum.

Bahan dan Cara Membuat Cendol Dawet Ayu

Cendol menjadi elemen utama dalam Dawet Ayu. Teksturnya kenyal dan lembut, dibuat dari tepung hunkwe (sagu aren) dan air pandan suji.

Campur tepung hunkwe dengan air pandan suji dan setengah sdt garam. Aduk rata hingga larut dan masak dengan api sedang sampai adonan menggumpal.

Siapkan saringan atau cetakan cendol di atas baskom berisi air. Tekan adonan sedikit demi sedikit hingga membentuk cendol yang jatuh ke air.

Ulangi hingga adonan habis dan pastikan cendol dingin sebelum disajikan. Cendol ini menjadi dasar kesegaran Dawet Ayu Banjarnegara.

Membuat Kuah Dawet Ayu Manis dan Gurih

Kuah gula jawa memberikan rasa manis alami dan aroma karamel yang khas. Rebus gula jawa bersama air hingga larut, lalu saring agar kuah bening dan halus.

Sementara santan dicampur garam dan daun pandan, kemudian direbus perlahan dengan api kecil. Aduk terus agar santan tidak pecah, lalu angkat setelah mendidih.

Kuah gula dan santan disiapkan secara terpisah hingga saat penyajian. Kombinasi ini menjaga keseimbangan manis dan gurih pada setiap teguk.

Tips Penyajian Es Dawet Ayu Segar

Siapkan gelas tinggi dan tambahkan es batu secukupnya. Tuang kuah gula jawa, cendol, kemudian santan, sehingga tekstur dan rasa tetap optimal.

Dawet Ayu paling nikmat diminum saat cuaca panas atau sebagai teman santai sore hari. Es batu membantu sensasi segar, sementara cendol kenyal memberikan kenikmatan tersendiri.

Menambahkan daun pandan saat merebus santan memperkuat aroma dan tampilan kuah. Pastikan santan tidak terlalu lama direbus agar tetap kental dan gurih alami.

Selain disajikan sendiri, Dawet Ayu bisa menjadi suguhan untuk tamu. Penyajian dalam gelas transparan menambah daya tarik visual minuman tradisional ini.

Dengan mengikuti langkah-langkah dan tips sederhana ini, siapa pun bisa menghadirkan Dawet Ayu Banjarnegara autentik di rumah. Rasanya manis, gurih, dan segar, siap memanjakan keluarga maupun tamu yang datang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index