Resep Peyek Cabai Rawit

Resep Peyek Cabai Rawit Super Renyah dengan Pedas Nampol dan Praktis

Resep Peyek Cabai Rawit Super Renyah dengan Pedas Nampol dan Praktis
Resep Peyek Cabai Rawit Super Renyah dengan Pedas Nampol dan Praktis

JAKARTA - Bagi pecinta makanan pedas dan kriuk, peyek cabai rawit menjadi camilan wajib di rumah. Teksturnya tipis, kriuknya tahan lama, dan pedasnya langsung terasa sejak gigitan pertama.

Makanan ringan ini cocok untuk teman makan, cemilan sore, atau stok kriuk di rumah. Dengan bahan sederhana dan teknik yang tepat, peyek bisa dihasilkan renyah maksimal tanpa harus membeli di luar.

Bahan dan Adonan Peyek Cabai Rawit

Kunci renyah peyek cabai rawit terletak pada kombinasi tepung beras, tepung sagu, bumbu halus, dan cabai rawit segar. Semua bahan mudah didapat, namun tetap menghasilkan camilan istimewa yang gurih dan pedas.

Bahan utama terdiri dari 200 gr tepung beras, 50 gr tepung sagu, 1 butir telur kocok, 300 ml santan cair atau air, 40 cabai rawit iris bulat, dan garam secukupnya. Bumbu halusnya memakai 4 siung bawang putih, 5 butir kemiri sangrai, 1 ruas kencur cincang, 1 sdt ketumbar sangrai, serta 1 lembar daun jeruk purut.

Proses membuat adonan dimulai dengan menghaluskan bumbu, kemudian dicampur tepung, telur, dan sedikit garam. Santan atau air ditambahkan sedikit demi sedikit hingga adonan licin dan tidak bergerindil, siap untuk dicampur cabai rawit.

Teknik Menggoreng Peyek Agar Tipis dan Kriuk

Panaskan minyak hingga benar-benar panas sebelum menuang adonan untuk mendapatkan peyek renyah. Tuang adonan di pinggir wajan agar melebar tipis secara alami, sambil disiram sedikit minyak panas untuk membentuk tekstur sempurna.

Goreng sedikit demi sedikit agar suhu minyak tetap stabil. Gunakan api sedang lalu kecilkan saat peyek berubah menjadi kuning kecokelatan, pastikan seluruh adonan terendam minyak untuk matang merata.

Teknik menuang di pinggir wajan dan siraman minyak membuat peyek terlepas rapi dan bentuknya tipis maksimal. Dengan cara ini, setiap peyek memiliki kriuk dari ujung ke ujung dan pedas cabai rawit terasa menyebar merata.

Tips Menyimpan dan Mempertahankan Kerenyahan

Setelah digoreng, biarkan peyek benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke stoples kedap udara. Penyimpanan yang tepat menjaga kriuk peyek lebih lama dan membuatnya tetap lezat saat dinikmati.

Jika peyek mulai melempem, panaskan sebentar di oven pada suhu 150 °C selama 20–25 menit. Teknik ini membuat peyek kembali renyah tanpa mengurangi rasa pedas atau gurihnya.

Selain itu, perhatikan porsi adonan saat digoreng agar tidak menurunkan suhu minyak dan mengurangi kerenyahan. Menjaga api stabil, minyak panas, dan adonan tipis menjadi kunci utama untuk hasil maksimal.

Variasi dan Kegunaan Peyek Cabai Rawit

Peyek cabai rawit tidak hanya cocok sebagai camilan, tetapi juga pelengkap makan nasi atau lauk tradisional. Sensasi pedasnya membuat lauk sederhana terasa lebih nikmat dan gurih.

Tekstur tipis dan renyah membuat peyek mudah disimpan dalam stoples untuk stok harian. Penggemar pedas bisa menambah jumlah cabai rawit sesuai selera tanpa mengubah teknik dasar adonan.

Dengan kombinasi bumbu halus, cabai rawit, dan teknik menuang yang tepat, peyek cabai rawit bisa menjadi camilan favorit keluarga. Rasanya yang kriuk, gurih, dan pedas langsung nampol membuat siapa pun ketagihan sejak gigitan pertama.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index