KUR Ekonomi Kreatif

KUR Ekonomi Kreatif Dibuka 2026 untuk Dorong IP dan Investasi Nasional

KUR Ekonomi Kreatif Dibuka 2026 untuk Dorong IP dan Investasi Nasional
KUR Ekonomi Kreatif Dibuka 2026 untuk Dorong IP dan Investasi Nasional

JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional dengan menyiapkan fasilitas pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat yang akan mulai diakses pada tahun 2026. Skema ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif sekaligus memperluas peluang usaha di seluruh daerah Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pemerintah telah menyiapkan plafon pembiayaan besar guna memastikan pelaku industri kreatif dapat memperoleh dukungan modal yang memadai. Ia menyampaikan bahwa KUR untuk pelaku ekonomi kreatif dibuka sebagai strategi mempercepat pertumbuhan sektor tersebut.

Dalam penyampaiannya pada acara Tren Maker Summit 2025 pada Kamis, 27 November 2025, Riefky menjelaskan bahwa setiap pelaku usaha ekonomi kreatif dapat mengakses pembiayaan dengan nilai yang cukup besar. Ia menegaskan bahwa skema pembiayaan ini akan menjangkau berbagai subsektor yang menjadi tulang punggung berkembangnya industri kreatif nasional.

“Kami siapkan plafon pembiayaan Rp10 triliun pada 2026, setiap perusahaan bisa mengakses pembiayaan hingga Rp500 juta,” jelas Riefky dalam kesempatan tersebut. Pernyataan itu sekaligus menegaskan besarnya perhatian pemerintah terhadap tumbuhnya industri kreatif sebagai pilar ekonomi baru Indonesia.

Ketentuan KUR dan Dorongan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual

Mekanisme akses KUR bagi pelaku usaha ekonomi kreatif tetap mengikuti aturan umum yang selama ini berlaku. Riefky menjelaskan bahwa pelaku usaha yang mengajukan pembiayaan di bawah Rp100 juta tidak diwajibkan menyediakan jaminan aset.

Namun, pelaku usaha harus menyiapkan penjaminan ketika mengambil pembiayaan di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta. Ketentuan tersebut dipertahankan pemerintah untuk menjaga prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit.

Riefky menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya membuka akses pembiayaan, tetapi juga berupaya memperluas bentuk jaminan yang dapat digunakan oleh pelaku ekonomi kreatif. Salah satu upaya tersebut adalah mendorong agar kekayaan intelektual atau Intellectual Property dapat dijadikan jaminan dalam pengajuan pembiayaan.

Riefky mengakui bahwa penggunaan IP sebagai objek jaminan saat ini baru sebatas jaminan pendamping. “Sampai saat IP baru digunakan untuk jaminan pendamping, ini juga sebuah kemajuan setelah kami berbicara dengan Kementerian Keuangan, OJK,” kata Riefky menjelaskan perkembangan pembahasan regulasi tersebut.

Pemerintah menilai bahwa IP memiliki nilai komersial yang besar bagi pelaku industri kreatif sehingga perlu diakui sebagai aset bernilai ekonomi. Ia mengatakan bahwa pemanfaatan IP sebagai jaminan merupakan langkah strategis dalam mendorong tumbuhnya ekosistem industri kreatif berbasis inovasi.

Menurutnya, keberhasilan regulasi ini akan menciptakan peluang pembiayaan yang lebih fleksibel dan sesuai dengan karakteristik usaha kreatif. Pemerintah optimistis bahwa kebijakan ini dapat meningkatkan kapasitas produksi pelaku ekonomi kreatif secara signifikan.

Dampak KUR pada Pusat Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah

Kebijakan pembukaan akses KUR untuk pelaku ekonomi kreatif diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi 15 daerah prioritas yang telah ditetapkan pemerintah. Riefky menegaskan bahwa pembiayaan ini dapat membantu mempercepat penguatan ekonomi kreatif di daerah-daerah tersebut.

Ia mencontohkan Bali sebagai salah satu daerah prioritas yang memiliki visi menjadikan ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru. Kawasan itu selama ini terlalu bergantung pada sektor pariwisata sehingga diversifikasi ekonomi menjadi prioritas penting.

Riefky mengungkapkan bahwa ia telah berdiskusi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, untuk membahas strategi memperkuat sektor ekonomi kreatif di wilayah tersebut. Ia menyampaikan bahwa strategi itu mencakup sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperbesar kontribusi sektor kreatif terhadap perekonomian Bali.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif di daerah akan memberikan dampak luas terhadap penciptaan lapangan kerja yang lebih berkualitas. Selain itu, pengembangan sektor ini juga akan memperkuat identitas budaya daerah yang memiliki nilai jual tinggi di pasar global.

Riefky berharap bahwa melalui pembiayaan KUR, pelaku industri kreatif di seluruh Indonesia dapat meningkatkan skala bisnis mereka. Ia menegaskan bahwa KUR bukan hanya instrumen finansial, tetapi juga jembatan untuk mendorong inovasi lokal agar mampu bersaing secara global.

Target Investasi dan Penguatan Industri Kreatif Berbasis Teknologi

Selain pembiayaan melalui KUR, pemerintah juga mengutamakan strategi untuk meningkatkan investasi di sektor ekonomi kreatif secara nasional. Riefky menyebut bahwa target investasi pada tahun 2026 ditetapkan mencapai Rp146 miliar sebagai bagian dari rencana pengembangan industri kreatif secara lebih komprehensif.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan investasi tersebut akan ditempuh melalui sejumlah langkah strategis. Salah satu strategi yang diutamakan adalah penyelenggaraan forum bisnis berskala global yang mempertemukan pelaku usaha kreatif Indonesia dengan investor internasional.

Selain itu, pemerintah juga mendorong komersialisasi kekayaan intelektual sebagai sumber pendapatan utama pelaku industri kreatif. Strategi ini melibatkan kerja sama antara pelaku usaha, lembaga pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam memperluas jalur monetisasi IP.

Riefky menegaskan bahwa subsektor film, gim, dan aplikasi menjadi fokus pengembangan utama pada 2026 karena potensi besar yang dimiliki Indonesia di bidang tersebut. “Mendorong industri films, games dan aplikasi semakin berkembang di 2026, karena Indonesia memiliki potensi besar pada industri tersebut,” kata Riefky menjelaskan visi pengembangan industri kreatif berbasis teknologi.

Ia menilai bahwa ketiga subsektor tersebut merupakan pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang lebih modern. Selain itu, subsektor tersebut juga membuka banyak peluang baru bagi generasi muda Indonesia yang semakin kreatif dalam mengembangkan karya digital.

Peran Tren Maker Summit 2025 dalam Menyongsong Ekonomi Kreatif 2026

Dalam penyampaiannya, Riefky juga menyoroti peran penting acara Trend Maker Summit 2025 yang digelar menjelang masuknya tahun 2026. Ia menilai bahwa forum tersebut memberikan wawasan penting mengenai tren dan inovasi yang berkembang di Indonesia.

Menurutnya, summit ini bukan sekadar ajang pertemuan pelaku industri kreatif. Ia menegaskan bahwa forum ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat inovasi dan arah masa depan ekonomi kreatif Indonesia.

Riefky memberikan apresiasi tinggi kepada penyelenggara kegiatan tersebut karena telah menghimpun berbagai elemen penting yang berpengaruh dalam industri kreatif. "Saya mengapresiasi Katadata dan OMG atas inisiatifnya menyelenggarakan acara Trend Maker Summit 2025," kata Teuku Riefky.

Ia menyampaikan bahwa acara tersebut penting karena menyatukan semangat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Ia menegaskan bahwa melalui kolaborasi tersebut, Indonesia memiliki peluang besar untuk membawa kekayaan intelektualnya dikenal di pasar global.

Riefky menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi ekonomi kreatif Indonesia. Menurutnya, langkah-langkah strategis pemerintah akan memperkuat daya saing industri kreatif nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index