JAKARTA - Pertumbuhan wisatawan Rumania yang berkunjung ke Indonesia menunjukkan lonjakan yang semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan signifikan ini menjadi tanda bahwa berbagai strategi promosi pariwisata Indonesia mulai memberikan hasil yang nyata.
Upaya memperluas jangkauan wisata Indonesia terus dilakukan di berbagai negara Eropa, dan Rumania menjadi salah satu fokus penting pada tahun 2025. Promosi yang semakin intensif dilakukan agar masyarakat Rumania semakin mengenal keindahan beragam destinasi Indonesia.
Kehadiran Indonesia dalam Romanian Tourism Fair (TTR) di Bucharest pada 20–23 November 2025 memperkuat langkah tersebut. Informasi mengenai kegiatan ini disampaikan oleh Hatmadhita Angga Kusuma selaku Sekretaris III Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Bucharest.
Pameran tersebut menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk menampilkan potensi pariwisatanya di hadapan ribuan pengunjung. Indonesia memanfaatkan ruang itu untuk memperkenalkan destinasi unggulan dari berbagai wilayah Tanah Air.
KBRI Bucharest bekerja sama dengan pelaku industri pariwisata Indonesia, termasuk Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA). Mereka hadir bersama dalam Paviliun “Wonderful Indonesia” untuk menampilkan destinasi menarik dari Bali hingga berbagai wilayah lainnya.
Antusiasme pengunjung menjadi perhatian utama tim promosi Indonesia selama pameran berlangsung. Mereka terlihat ingin mengetahui lebih banyak tentang berbagai pilihan wisata yang ditawarkan Indonesia.
Rocky W. Praputranto selaku Wakil Ketua Umum 2 Dewan Pimpinan Pusat ASITA membenarkan tingginya minat para pengunjung terhadap Paviliun Indonesia. Rocky menyebut banyak pengunjung yang khusus datang ingin mendapatkan informasi destinasi wisata secara rinci.
"Kami menjelaskan pariwisata dan destinasi-destinasi wisata Indonesia. Banyak yang tertarik dan ingin berkunjung ke Indonesia," ungkap Rocky W. Praputranto. Pernyataan ini menunjukkan bahwa pesona Indonesia tetap kuat di mata wisatawan mancanegara.
Selain memperkenalkan keindahan alam dan budaya, Paviliun Indonesia juga berhasil mencatat potensi bisnis yang cukup besar. Nilai prospektif kerja sama serta penjualan paket wisata ke Indonesia mencapai USD600.000 atau sekitar Rp10 miliar selama pameran berlangsung.
Angka tersebut mencerminkan besarnya peluang pasar wisata Indonesia di Rumania dan sekitarnya. Kegiatan seperti ini diharapkan terus memberi kontribusi pada peningkatan jumlah wisatawan mancanegara.
Paviliun Indonesia tampil dengan dekorasi yang menggambarkan suasana khas Nusantara. Ornamen rotan dan bambu serta lampu gantung tradisional digunakan untuk memberikan sentuhan autentik Indonesia.
Patung Komodo turut dipamerkan sebagai simbol kekayaan fauna Indonesia yang unik. Ornamen tersebut dihadirkan berkat kolaborasi dengan Komodo Casa, perusahaan Rumania yang mengimpor furnitur dari Indonesia.
Interaksi Budaya Perkuat Ketertarikan Wisatawan
Seorang pengunjung bernama Sorin menjadi salah satu contoh nyata tingginya ketertarikan wisatawan Rumania terhadap Indonesia. Ia mengaku baru kembali dari liburan di Bali dua minggu sebelumnya dan menyampaikan kekagumannya terhadap keindahan Indonesia.
Sorin menyebut pengalamannya di Indonesia sangat berkesan dan meninggalkan memori yang tidak terlupakan. Ia bahkan berencana untuk kembali mengunjungi Indonesia serta menjelajahi destinasi lain di luar Bali.
Promosi yang dilakukan Indonesia tidak hanya melalui penyajian informasi wisata semata. Tim kesenian Indonesia juga berperan besar dalam menarik perhatian pengunjung melalui pertunjukan budaya.
Sanggar Artina Production di bawah pimpinan Haryati mempersembahkan dua tarian tradisional Indonesia dalam acara tersebut. Tari Zapin dari Riau dan Tari Badalian Ingguh dari Kalimantan Selatan ditampilkan dengan penuh energi.
Pertunjukan tari tersebut mendapat sambutan hangat dari pengunjung yang hadir di panggung utama. Banyak pengunjung yang terlihat mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka.
Selain itu, pertunjukan angklung towel oleh Manshur Angklung turut menjadi magnet yang menghidupkan suasana. Manshur tidak hanya menunjukkan kepiawaiannya memainkan alat musik tradisional tersebut, tetapi juga mengajak pengunjung untuk turut serta bermain.
Sesi angklung interaktif tersebut menciptakan suasana penuh keceriaan dan kebersamaan di Paviliun Indonesia. Banyak pengunjung yang merasa senang bisa berinteraksi langsung dengan budaya Indonesia.
Romanian Tourism Fair sendiri merupakan pameran pariwisata tahunan yang diselenggarakan di Bucharest. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai negara sehingga menjadi wadah penting untuk memperkenalkan industri pariwisata global.
Indonesia menjadi salah satu peserta yang konsisten hadir dalam pameran tersebut. Partisipasi ini menjadi bukti komitmen Indonesia untuk memperluas jangkauan promosi pariwisata.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Rumania merangkap Moldova, Meidyatama Suryodiningrat, menegaskan besarnya potensi wisatawan Rumania bagi Indonesia. Ia menyatakan bahwa KBRI Bucharest terus berupaya meningkatkan promosi wisata dan budaya Indonesia.
Menurut Duta Besar Meidyatama, hubungan antara Indonesia dan Rumania telah terjalin dengan baik selama ini. Tahun 2025 menjadi momen penting karena kedua negara memperingati 75 tahun hubungan diplomatik.
“Kehadiran Indonesia pada Romanian Tourism Fair ini juga untuk lebih meningkatkan people-to-people contact dan meyakinkan warga Rumania berwisata ke Indonesia,” ujar Meidyatama. Ia menekankan pentingnya pendekatan langsung kepada masyarakat untuk memperkuat hubungan bilateral.
Kolaborasi Dua Negara Perkuat Prospek Wisata
Sementara itu, Steliana Cojocariu dari Kementerian Pariwisata Rumania menyampaikan kesiapan untuk menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Pariwisata. MoU tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan pariwisata antara Indonesia dan Rumania.
Kerja sama tersebut diprediksi akan membuka peluang lebih besar bagi pertukaran wisatawan dari kedua negara. Pemerintah Rumania pun menyambut baik upaya Indonesia memperkenalkan pariwisatanya secara lebih intensif.
Indonesia saat ini menjadi salah satu destinasi favorit bagi warga Rumania. Peningkatan jumlah wisatawan Rumania yang berkunjung ke Indonesia terus tercatat dari tahun ke tahun.
Pada periode Januari–September 2025, total 20.768 warga Rumania telah berkunjung ke Indonesia. Angka tersebut menunjukkan antusiasme yang masih stabil sepanjang tahun.
Sementara pada 2024, tercatat sebanyak 27.013 wisatawan Rumania datang ke Indonesia. Jumlah ini naik 7,9% dibandingkan dengan 2023 yang berada pada angka 25.031 wisatawan.
Pada tahun 2022 ketika pandemi Covid-19 masih berlangsung, jumlah wisatawan Rumania ke Indonesia hanya 9.896 orang. Perbandingan ini memperlihatkan pemulihan wisata yang luar biasa cepat setelah pandemi.
Tren positif ini menjadi dasar kuat bagi Indonesia untuk semakin gencar melakukan promosi. Potensi pasar wisata Rumania masih sangat besar dan peluang pengembangannya terus terbuka lebar.