Pemerintah

Pemerintah Siapkan Beasiswa dan Karier ASN untuk Atlet Berprestasi Indonesia

Pemerintah Siapkan Beasiswa dan Karier ASN untuk Atlet Berprestasi Indonesia
Pemerintah Siapkan Beasiswa dan Karier ASN untuk Atlet Berprestasi Indonesia

JAKARTA - Atlet Indonesia sering mengorbankan banyak hal, mulai dari meninggalkan keluarga hingga pendidikan demi meniti karier di dunia olahraga. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menekankan bahwa pemerintah harus memastikan pengorbanan ini diakui melalui program konkret.

Erick mencontohkan, pengorbanan yang dilakukan atlet sangat variatif, bahkan beberapa harus meninggalkan sekolah demi latihan dan kompetisi. Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan beasiswa LPDP dan peluang berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN) maupun TNI-Polri.

Beasiswa LPDP dan Karier sebagai ASN atau TNI-Polri

Beasiswa LPDP diberikan untuk memastikan jenjang pendidikan atlet tidak terputus meski mereka menekuni olahraga secara profesional. Erick menegaskan bahwa ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi atlet yang menunda atau meninggalkan pendidikan demi prestasi.

Selain itu, atlet berprestasi dapat mengabdi sebagai ASN atau bergabung dengan TNI-Polri. Program ini dirancang agar karier atlet tetap berkelanjutan dan mereka memiliki jalur profesi yang jelas setelah kompetisi selesai.

Dana Pensiun dan Kesejahteraan Atlet

Pemerintah juga tengah menyiapkan skema dana pensiun bagi atlet, yang masih dalam proses perencanaan 1–2 tahun ke depan. Erick menekankan bahwa program pensiun ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesejahteraan jangka panjang para atlet.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar kesejahteraan atlet menjadi prioritas nasional. Erick menjelaskan, terdapat tiga arahan utama yang harus ditindaklanjuti terkait beasiswa, karier ASN/TNI-Polri, dan pengaturan bonus atlet.

Skema Bonus dan Perencanaan Anggaran

Presiden juga meninjau ulang skema bonus untuk atlet yang bertanding di SEA Games, Asian Games, maupun Olimpiade. Erick menyebutkan bahwa nominal bonus masih dikonsultasikan dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan anggaran negara digunakan secara tepat dan berkelanjutan.

Penyusunan bonus dilakukan secara matang agar semua penghargaan bagi atlet bersifat adil dan memotivasi peningkatan prestasi. Pemerintah ingin memastikan atlet tidak hanya mendapatkan penghargaan materi, tetapi juga dukungan pendidikan dan karier jangka panjang.

Dampak Program terhadap Karier Atlet

Dengan adanya beasiswa, dana pensiun, dan peluang karier sebagai ASN atau TNI-Polri, atlet bisa merencanakan masa depan dengan lebih stabil. Erick menegaskan bahwa tujuan utama adalah memberikan penghargaan nyata bagi pengorbanan dan dedikasi atlet Indonesia.

Program ini diharapkan mendorong lebih banyak generasi muda untuk berkarier di olahraga profesional tanpa harus khawatir kehilangan pendidikan atau peluang pekerjaan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi olahraga sebagai jalur prestasi dan profesi yang terhormat di Indonesia.

Kesimpulan dan Harapan Pemerintah

Erick Thohir menegaskan bahwa semua program ini dirancang untuk memastikan kesejahteraan atlet menjadi prioritas nasional. Dukungan berupa beasiswa, jalur karier ASN/TNI-Polri, serta dana pensiun diharapkan menjadi insentif yang memadai bagi atlet untuk terus mengharumkan nama bangsa.

Dengan pendekatan ini, pemerintah ingin membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memberikan jaminan pendidikan, kesejahteraan, dan karier berkelanjutan. Langkah strategis ini menjadi tonggak penting bagi masa depan atlet Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index