Asuransi

Pialang Asuransi Jadi Kanal Utama Pendapatan Premi Industri Asuransi Umum

Pialang Asuransi Jadi Kanal Utama Pendapatan Premi Industri Asuransi Umum
Pialang Asuransi Jadi Kanal Utama Pendapatan Premi Industri Asuransi Umum

JAKARTA - Industri asuransi umum Indonesia mencatat pertumbuhan premi signifikan hingga kuartal III-2025. Jalur distribusi pialang asuransi menjadi kontributor terbesar, menunjukkan peran strategis perantara dalam menyalurkan produk asuransi ke masyarakat.

Wakil Ketua AAUI untuk Bidang Statistik dan Riset, Trinita Situmeang, menyebutkan total pendapatan premi industri per kuartal III-2025 mencapai Rp84,72 triliun. Angka ini meningkat 6,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan pertumbuhan stabil sektor asuransi umum.

Dominasi Jalur Pialang Asuransi

Pialang asuransi menyumbang 31,1% dari total premi industri asuransi umum per kuartal III-2025. Keberhasilan ini memperkuat posisi pialang sebagai jalur distribusi yang efektif dan banyak diminati oleh perusahaan asuransi.

Menurut Trinita, dominasi pialang menunjukkan bahwa masyarakat dan perusahaan masih mengandalkan perantara untuk memilih produk asuransi yang sesuai. Hal ini juga menegaskan pentingnya kualitas layanan pialang dalam membangun kepercayaan nasabah.

Posisi Jalur Direct Marketing dan Pembiayaan

Selain pialang, jalur direct marketing menempati posisi kedua dengan kontribusi 22,1% terhadap total premi. Jalur ini semakin populer karena menawarkan pendekatan personal melalui komunikasi langsung kepada calon nasabah.

Sementara itu, jalur distribusi melalui perusahaan pembiayaan dan kerja sama dengan pihak asuransi menempati peringkat ketiga, menyumbang 21,5%. Model ini memungkinkan produk asuransi terintegrasi dengan pinjaman atau pembiayaan, sehingga menarik bagi konsumen yang mencari perlindungan sekaligus kemudahan transaksi.

Peran Agen, Bancassurance, dan Digital

Jalur distribusi agen asuransi menyumbang 9,2% terhadap total premi, sedangkan bancassurance mencapai 2,7%. Kedua jalur ini masih menunjukkan potensi pertumbuhan jika dibarengi inovasi produk dan pendekatan layanan yang lebih modern.

Trinita menekankan jalur digital dan telemarketing juga mengalami peningkatan, dengan porsi 13,5%. Dia berharap kontribusi platform digital dapat terus meningkat di masa depan karena tren konsumen kini lebih memilih layanan cepat dan praktis melalui teknologi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index