Mobil Listrik

Tren Mobil Listrik Bekas Mulai Menarik Pembeli Hemat Biaya

Tren Mobil Listrik Bekas Mulai Menarik Pembeli Hemat Biaya
Tren Mobil Listrik Bekas Mulai Menarik Pembeli Hemat Biaya

JAKARTA - Pasar mobil listrik di Indonesia kini mulai menunjukkan dinamika yang berbeda, terutama pada segmen kendaraan bekas. 

Tidak hanya produk baru yang ramai diperbincangkan, tetapi juga unit elektromobil bekas yang perlahan mulai diminati.

Perkembangan ini menunjukkan adanya perubahan pola pikir konsumen yang mulai melihat kendaraan listrik sebagai alternatif lebih ekonomis. Selain penghematan biaya operasional, harga yang kini semakin kompetitif menjadi alasan tambahan.

Persaingan di pasar ini mulai terlihat semakin jelas seiring bertambahnya model kendaraan listrik yang masuk ke Indonesia dalam dua hingga tiga tahun terakhir.

Harga Lebih Terjangkau Menjadi Daya Tarik Utama

Salah satu daya tarik terbesar dalam perkembangan pasar mobil listrik bekas adalah harga yang makin terjangkau. Beberapa model bahkan kini sudah bisa ditemukan dengan harga di bawah Rp 150 juta.

Konsumen kini memiliki lebih banyak ruang untuk mempertimbangkan perpindahan ke kendaraan elektrifikasi tanpa harus mengeluarkan dana besar. Penawaran harga ini menjadikan kendaraan listrik lebih mudah diakses berbagai kalangan.

Wuling Air ev disebut menjadi salah satu model yang paling mudah ditemukan dengan harga kompetitif di pasaran mobil listrik bekas.

Pernyataan Pelaku Pasar Tentang Penurunan Harga

Andi, pemilik showroom Jordy Mobil di MGK Kemayoran, menjelaskan bahwa harga mobil listrik bekas kini lebih stabil dan cenderung lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, Wuling Air ev keluaran 2022 hingga 2024 kini berada pada kisaran harga Rp 125 jutaan.

Penurunan harga tersebut dinilai sebagai dampak dari semakin banyaknya stok di pasar. Selain itu, munculnya merek baru yang fokus pada segmen mobil listrik murah turut memperluas pilihan konsumen.

Dengan kondisi ini, pasar menjadi lebih kompetitif dan memunculkan peluang baru bagi pembeli yang ingin memilih mobil listrik dengan harga lebih bersahabat.

Pilihan Model di Rentang Harga Rp 150 Juta ke Bawah

Selain Air ev, ada juga opsi lain seperti Seres E1 dan VinFast VF3 yang mulai hadir di pasar kendaraan bekas. Kedua model ini memiliki rentang harga berbeda tergantung kondisi unit dan tahun produksinya.

Kehadiran berbagai pilihan ini memperkaya pasar dan memberikan kesempatan kepada konsumen untuk menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan pribadi. Dari segi dimensi maupun teknologi, pilihan yang tersedia terus berkembang.

Hal ini juga menjadi tanda bahwa pasar mobil listrik bekas mulai memasuki fase pertumbuhan yang lebih stabil.

Daftar Harga Mobil Listrik Bekas di Bawah Rp 150 Juta

Beberapa pilihan harga yang dapat ditemukan di pasar saat ini antara lain:

Wuling Air ev
- Standar range 2023 : Rp 109.000.000
- Long range 2023 : Rp 119.000.000
- Long range 2022 : Rp 130.000.000
- Long range 2025 : Rp 139.000.000

Seres E1
- L 2024 : Rp 95.000.000
- L 2024 : Rp 115.000.000

VinFast VF3
- VF3 2024 : Rp 145.000.000
- VF3 2025 : Rp 140.000.000

Deretan harga ini menunjukkan bahwa mobil listrik bekas kini lebih kompetitif dan tidak lagi menjadi produk eksklusif.

Minat Konsumen Diperkirakan Terus Bertumbuh

Dengan semakin tingginya penetrasi kendaraan listrik baru dan kemudahan akses terhadap unit bekas, diperkirakan minat pasar akan terus meningkat. Penawaran harga yang lebih terjangkau memungkinkan konsumen mencoba teknologi baru dengan risiko keuangan yang lebih kecil.

Tingginya variasi model juga memberi peluang lebih besar bagi kendaraan listrik untuk diterima publik. Bagi sebagian pembeli, segmen bekas menjadi pintu masuk untuk pengalaman pertama menggunakan kendaraan listrik.

Seiring penambahan infrastruktur dan edukasi publik, pasar mobil listrik bekas diprediksi semakin kuat dalam beberapa tahun ke depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index