JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge menjalin kerja sama dengan ZTE Corporation untuk layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) di spektrum 1,4GHz. Kemitraan ini diresmikan pada Mobile World Congress 2026 di Barcelona, 2 Maret 2026.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperluas akses fixed broadband di Indonesia. Surge menekankan bahwa kolaborasi ini akan membantu menjembatani kesenjangan konektivitas nasional.
Langkah Strategis Percepatan Konektivitas Nasional
Shannedy Ong, Direktur Surge sekaligus Presiden Direktur PT Telemedia Komunikasi Pratama, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah strategis. Tujuannya adalah mempercepat konektivitas nasional dan mendukung agenda transformasi digital pemerintah.
“Dengan teknologi dan keahlian ZTE, kami yakin dapat menghadirkan akses internet berkualitas tinggi kepada lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat, 6 Maret 2026.
Surge memiliki pengalaman dalam mengembangkan solusi digital berbasis komunitas. Perseroan juga merancang IRA atau Internet Rakyat sebagai layanan yang inklusif, andal, dan terjangkau bagi masyarakat.
Peran ZTE dalam Inovasi Teknologi Inklusif
Presiden Direktur ZTE Indonesia, Richard Liang, menyatakan kemitraan ini menegaskan komitmen ZTE dalam menghadirkan inovasi teknologi untuk inklusi digital. Ia menekankan bahwa 5G FWA 1,4GHz merupakan solusi efisien biaya dan praktis untuk perluasan akses fixed broadband.
“Kami bangga dapat berkolaborasi dengan Surge dalam implementasi 5G FWA 1,4GHz pertama di dunia. Teknologi nirkabel generasi terbaru ini memungkinkan penetrasi broadband secara masif di Indonesia,” tuturnya.
Ke depan, Surge dan ZTE akan terus memperkuat kemitraan melalui inovasi berkelanjutan. Fokusnya adalah optimalisasi jaringan dan perluasan cakupan layanan untuk mendukung transformasi digital inklusif.
Kolaborasi ini bertujuan membangun fondasi infrastruktur fixed broadband yang berkualitas tinggi. Langkah ini sekaligus mempercepat penyediaan akses internet murah dan merata di seluruh pelosok negeri.
Implementasi Layanan IRA – Internet Rakyat
Pengumuman ini menyusul hasil lelang frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) 2025 oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak perusahaan Surge, ditetapkan sebagai pemenang untuk Region-1.
Layanan komersial 5G FWA 1,4GHz pertama di dunia diluncurkan dengan merek IRA – Internet Rakyat pada 19 Februari 2026. Layanan ini menawarkan fixed broadband berkecepatan hingga 100Mbps dengan harga terjangkau Rp100.000 per bulan, kuota unlimited, dan sewa modem gratis.
IRA dirancang untuk menjangkau masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses internet cepat. Model layanan ini menekankan inklusivitas dan keberlanjutan dalam penyediaan konektivitas.
Solusi Teknologi End-to-End oleh ZTE
Sebagai mitra teknologi utama, ZTE menyediakan solusi FWA terintegrasi end-to-end. Ini mencakup infrastruktur Radio Access Network (RAN), perangkat Customer Premises Equipment (CPE), dan layanan implementasi teknis yang komprehensif.
Model penggelaran turnkey ini memastikan komersialisasi layanan berjalan cepat. Standar tinggi dalam keandalan jaringan dan performa layanan tetap terjaga untuk pengalaman pengguna yang optimal.
Kolaborasi Surge dan ZTE menjadi pionir penggelaran 5G FWA di Indonesia. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana kemitraan strategis antara perusahaan lokal dan global bisa mendorong inklusi digital secara nyata.
Dengan hadirnya IRA, masyarakat kini memiliki opsi fixed broadband berkecepatan tinggi dengan harga terjangkau. Ini diharapkan akan mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan, bisnis, dan layanan publik.
Keberhasilan proyek ini menjadi contoh implementasi teknologi canggih yang berpihak pada masyarakat luas. Surge dan ZTE menegaskan bahwa kolaborasi berkelanjutan akan terus menghadirkan solusi broadband yang efisien dan merata di seluruh Indonesia.