JAKARTA - Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Wijaya Karya (WIKA) menyiapkan jalur tol fungsional di ruas Rangkasbitung – Cileles. Langkah ini ditujukan agar mobilitas masyarakat selama mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan lebih lancar.
Jadwal dan Tarif Akses Tol Fungsional
Akses fungsional Seksi 2 berlaku gratis mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, yaitu pada 12–26 Maret 2026. Operasional jalan tol dibuka setiap hari pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB untuk mempermudah pengguna.
Selama masa fungsional, pengguna jalan hanya membayar tarif di Seksi 1. Direktur Utama proyek tol Serang–Panimbang, Iwan Julianayah, menyebut kebijakan ini bertujuan memberi manfaat tambahan tanpa membebani biaya perjalanan masyarakat.
Fokus pada Kelancaran Arus Mudik dan Balik
Pembukaan jalur ini diharapkan mengurangi kepadatan kendaraan menuju Jakarta dan Merak. Ruas Seksi 2 meliputi akses ke Cikulur, Cileles, dan jalur lanjutan menuju ibukota serta pelabuhan Merak.
Ruas tol fungsional hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I. Hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap lancar selama periode mudik dan balik.
Persiapan Keselamatan dan Operasional Tol
Pihak pengelola menegaskan seluruh aspek keselamatan telah disiapkan. Termasuk kelengkapan rambu, pengaturan operasional, dan koordinasi dengan instansi terkait agar perjalanan tetap aman.
Pengaturan ini juga mencakup kesiapan petugas di lapangan untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas. Semua pihak berkoordinasi agar pengguna jalan dapat melintasi ruas tol fungsional tanpa hambatan berarti.
Dampak Terhadap Pariwisata Banten Selatan
Pembukaan akses tol fungsional diharapkan mendongkrak kunjungan wisata ke Banten Selatan. Destinasi seperti Pantai Sawarna, kawasan Baduy, Geopark Bayah Dome, hingga Tanjung Lesung kini lebih mudah dijangkau pengunjung.
Konektivitas ini diproyeksikan meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendukung perekonomian lokal. Akses tol fungsional memberi peluang masyarakat menjangkau destinasi unggulan dengan lebih cepat.
Catatan Masyarakat Tentang Kondisi Jalan
Seorang aktivis lokal, Amsar, menyambut baik pembukaan tol fungsional. Ia mengingatkan pengendara agar berhati-hati, karena beberapa titik jalan beton masih terasa kasar.
Amsar menekankan pentingnya memeriksa kondisi kendaraan, khususnya ban. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko selama perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026.
Optimisme dan Harapan Pemudik
Dengan tersedianya jalur fungsional Seksi 2, masyarakat diharapkan menikmati perjalanan lebih nyaman dan aman. Pemerintah dan WIKA optimistis akses ini mampu mengurai kepadatan lalu lintas menjelang Lebaran.
Peningkatan konektivitas juga diyakini mendukung mobilitas wisatawan dan aktivitas ekonomi di wilayah Banten. Keputusan membuka akses tol gratis menjadi langkah strategis menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026.