3 Resep Jajanan SD yang Bisa Dibuat di Rumah Untuk Camilan Anak

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53:54 WIB
3 Resep Jajanan SD yang Bisa Dibuat di Rumah Untuk Camilan Anak

JAKARTA - Jajanan SD kini bisa menjadi alternatif camilan anak di rumah agar tidak jajan sembarangan. Resep-resep sederhana seperti telur gulung, cilok bumbu kacang, hingga kue cubit bisa dicoba sendiri.

Banyak orang yang bernostalgia dengan jajanan SD. Selain rasanya enak, harganya juga terjangkau dan mudah dibuat.

Selain itu, jajanan SD bisa menjadi media belajar memasak bagi anak-anak. Dari bahan sederhana, mereka bisa membuat camilan sehat yang disukai keluarga.

Resep Telur Gulung

Telur gulung menjadi camilan favorit anak karena bentuknya menarik dan rasanya gurih. Membuatnya sendiri lebih bersih dan ekonomis dibanding membeli di luar.

Hanya dengan 2 butir telur, beberapa tusuk telur gulung bisa didapatkan. Tambahkan bumbu sederhana seperti lada dan garam agar rasanya pas.

Untuk membuat telur gulung, kocok telur bersama 6 sdm air matang. Masukkan ke minyak panas dan gulung perlahan menggunakan tusuk sate.

Telur gulung bisa disajikan dengan saus sambal dan mayones. Cocok dinikmati saat sarapan atau sebagai cemilan sore hari.

Selain itu, proses memasak telur gulung sederhana dan cepat. Anak-anak pun bisa membantu dengan pengawasan orang dewasa.

Telur gulung juga fleksibel, bisa ditambah sayuran atau keju sesuai selera. Dengan begitu, camilan lebih bergizi dan tetap lezat.

Resep Cilok Bumbu Kacang

Cilok menjadi jajanan SD yang mudah dikenali dengan tekstur kenyalnya. Membuat cilok sendiri di rumah membuat rasanya lebih bersih dan sehat.

Bahan utama cilok adalah tepung terigu dan tapioka. Ditambah bawang putih, kaldu jamur, garam, dan merica untuk cita rasa pas.

Adonan dicampur air sedikit demi sedikit hingga kalis. Setelah itu, bentuk bola-bola kecil dan rebus sampai mengapung.

Saus kacang menjadi pelengkap yang membuat cilok semakin nikmat. Saus dibuat dari kacang tanah sangrai, bawang putih, cabe merah, gula, garam, dan air.

Cilok bisa disajikan hangat untuk dinikmati anak-anak di rumah. Tekstur kenyal dengan saus kacang gurih pasti disukai seluruh keluarga.

Selain itu, cilok mudah divariasikan dengan tambahan topping atau bumbu lain. Misalnya, keju parut atau saus sambal manis pedas.

Cilok juga bisa dijadikan bekal sekolah yang sehat. Dibungkus rapi, anak-anak bisa menikmatinya kapan saja.

Resep Kue Cubit

Kue cubit selalu menjadi jajanan SD favorit karena lembut dan manis. Ditambah topping cokelat meses, rasanya makin menggoda anak-anak.

Bahan-bahannya sederhana: tepung terigu, baking powder, vanili, gula, telur, dan susu UHT. Dicampur hingga adonan kental dan licin.

Diamkan adonan selama 30 menit sebelum dimasak. Panaskan cetakan kue cubit dan olesi sedikit margarin agar tidak lengket.

Tuang adonan ke lubang cetakan, beri topping sesuai selera, lalu tutup cetakan. Masak hingga kue cubit matang dan permukaannya kering.

Kue cubit bisa disajikan hangat agar tekstur tetap lembut. Sangat cocok sebagai camilan sore atau pendamping teh hangat.

Selain itu, kue cubit mudah dikreasikan. Bisa ditambahkan keju, cokelat, atau selai sesuai selera anak-anak.

Kue cubit juga bisa dibuat dalam jumlah banyak. Praktis untuk disajikan saat ulang tahun anak atau acara kecil di rumah.

Jajanan SD seperti telur gulung, cilok, dan kue cubit dapat menjadi cara memperkenalkan anak pada dunia memasak. Dengan resep sederhana, anak-anak belajar menghargai proses memasak dan kebersihan.

Selain itu, membuat jajanan sendiri lebih sehat karena bahan bisa disesuaikan. Misalnya, menggunakan minyak yang lebih sedikit atau tambahan sayuran untuk telur gulung.

Memasak jajanan SD di rumah juga bisa menjadi aktivitas keluarga yang menyenangkan. Anak-anak dapat berpartisipasi sambil belajar keterampilan dasar memasak.

Setiap jajanan memiliki keunikan sendiri, baik dari tekstur maupun rasa. Telur gulung gurih, cilok kenyal, dan kue cubit manis lembut siap memanjakan lidah.

Selain itu, semua resep mudah dipraktikkan dengan bahan yang mudah ditemukan. Tidak perlu ke pasar tradisional, sebagian besar bisa ditemukan di supermarket.

Camilan ini juga ramah kantong. Telur, tepung, dan susu termasuk bahan murah yang bisa menghasilkan jajanan lezat untuk keluarga.

Dengan membuat jajanan SD sendiri, anak-anak terbiasa dengan makanan sehat. Kebiasaan ini bisa berlanjut hingga mereka dewasa.

Selain itu, anak-anak juga belajar menghargai makanan dan proses memasak. Mereka tahu dari mana bahan berasal dan bagaimana cara membuatnya.

Camilan buatan rumah lebih higienis dibanding beli di luar. Proses pengolahan bisa diawasi langsung oleh orang tua.

Jajanan SD bisa menjadi sarana nostalgia sekaligus edukasi. Anak-anak tidak hanya makan, tetapi juga belajar sambil bermain di dapur.

Telur gulung, cilok bumbu kacang, dan kue cubit bisa dijadikan rutinitas akhir pekan. Aktivitas ini menyenangkan sekaligus mengajarkan anak keterampilan hidup dasar.

Dengan tiga resep ini, membuat jajanan SD sendiri di rumah menjadi mudah. Semua bahan sederhana, proses cepat, dan hasilnya pasti disukai anak-anak.

Terkini