Samsung Pimpin Tren Ponsel Paling Tipis Dengan Inovasi Desain Baru

Jumat, 23 Januari 2026 | 14:27:20 WIB
Samsung Pimpin Tren Ponsel Paling Tipis Dengan Inovasi Desain Baru

JAKARTA - Perubahan arah desain ponsel pintar Samsung dalam beberapa tahun terakhir semakin terasa jelas. 

Jika sebelumnya peningkatan kamera dan performa menjadi sorotan utama, kini pendekatan visual dan ergonomi justru tampil dominan sebagai identitas baru.

Memasuki 2025, Samsung terlihat memusatkan perhatian pada satu misi besar, yakni menghadirkan ponsel dengan bodi semakin ramping tanpa mengorbankan fungsi utama. Upaya ini bukan sekadar eksperimen desain, melainkan strategi jangka panjang.

Hasilnya, jajaran Galaxy terbaru menunjukkan transformasi signifikan. Ketebalan bodi yang makin tipis menjadikan ponsel Samsung tampil lebih modern, ringan digenggam, sekaligus menegaskan posisi mereka dalam persaingan smartphone premium global.

Tren Ponsel Super Tipis Naik Level

Jika sebelumnya kategori ponsel super tipis identik dengan ketebalan di bawah 8mm, maka standar tersebut mulai bergeser. Pada 2026, Samsung disebut siap menaikkan level tren ini dengan desain yang lebih ekstrem.

Pendekatan tersebut menandai fase baru dalam evolusi desain smartphone. Ketipisan tidak lagi hanya menjadi nilai estetika, tetapi juga simbol inovasi teknologi manufaktur.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa Samsung berani mengambil risiko desain untuk tetap unggul di tengah kompetisi ketat antarprodusen ponsel kelas atas.

Deretan Ponsel Lipat Samsung Paling Tipis

Di kategori ponsel lipat, Samsung tampil agresif dengan berbagai model yang mengedepankan bodi ramping. Galaxy Z TriFold tercatat memiliki ketebalan 3,9mm saat dibuka dan 12,9mm ketika dilipat.

Disusul Galaxy Z Fold 7 dengan ketebalan 4,2mm saat dibuka dan 8,9mm ketika dilipat. Model Edisi Khusus Galaxy Z Fold juga hadir dengan bodi 4,9mm terbuka dan 10,6mm tertutup.

Sementara itu, Galaxy Z Flip 7 dan Galaxy Z Flip 7 FE melengkapi jajaran ponsel lipat tipis Samsung dengan ketebalan di bawah standar generasi sebelumnya.

Model Slab Samsung Dengan Desain Paling Ramping

Tak hanya ponsel lipat, model slab Samsung juga menunjukkan evolusi signifikan. Galaxy S25 Edge menjadi yang paling tipis dengan ketebalan hanya 5,8mm.

Galaxy S25 standar serta Galaxy M56 dan Galaxy F56 hadir dengan bodi 7,2mm. Galaxy S25+ menyusul di angka 7,3mm, disertai Galaxy S25 FE, Galaxy A36, dan Galaxy A56 dengan ketebalan 7,4mm.

Deretan ini memperlihatkan konsistensi Samsung dalam menghadirkan desain ramping di berbagai segmen, dari flagship hingga kelas menengah.

Rekor Baru Ponsel Samsung Paling Tipis

Sebelumnya, gelar ponsel Samsung non-lipat paling tipis masih dipegang Galaxy A8 dengan ketebalan 5,9mm. Sepanjang 2025, belum ada model lain yang mampu melampaui pencapaian tersebut.

Namun, posisi itu kini bergeser ke Galaxy S25 Edge. Ponsel ini resmi menjadi perangkat slab Samsung paling tipis hingga awal 2026.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa inovasi desain Samsung tidak lagi bersifat sporadis, melainkan terstruktur dan berkelanjutan.

Galaxy Z TriFold Dan Masa Depan Desain Tipis

Galaxy Z TriFold menjadi simbol keberanian Samsung dalam meredefinisi ponsel lipat. Perangkat ini telah dipasarkan di sejumlah negara dan kerap habis terjual setiap kali stok diperbarui.

Dengan harga sekitar 3.590.400 won atau setara Rp 40,6 juta, Galaxy Z TriFold menawarkan bodi tertutup setebal 12,9mm serta engsel dual-rail Armor FlexHinge berbahan titanium housing.

Saat dibuka, layar utama 10 inci memungkinkan pengalaman imersif, termasuk penggunaan tiga aplikasi sekaligus. Ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy dan kamera utama 200MP, Galaxy Z TriFold memadukan desain ultra-tipis dengan performa flagship yang solid.

Terkini