Pemkab Jombang Matangkan Perencanaan Infrastruktur Jalan Tahun Anggaran Mendatang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48:57 WIB
Pemkab Jombang Matangkan Perencanaan Infrastruktur Jalan Tahun Anggaran Mendatang

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Jombang mulai mengarahkan perhatian pada kesiapan infrastruktur jalan untuk tahun anggaran 2026. 

Langkah awal ini dilakukan dengan mematangkan seluruh program sejak fase perencanaan.

Penekanan pada tahap awal dinilai penting agar pelaksanaan pembangunan fisik dapat berjalan lancar. Perencanaan yang matang diharapkan meminimalkan kendala teknis di lapangan.

Seluruh proses tersebut masuk dalam skema Pagu Indikatif Kewilayahan atau PIK. Skema ini menjadi dasar penyusunan kegiatan infrastruktur di setiap wilayah.

Puluhan Paket Jalan Masuk Tahap Persiapan Teknis

Dari total 34 paket infrastruktur jalan yang diprogramkan, sebagian besar telah bergerak ke tahap awal. Sebanyak 28 paket di antaranya kini berada pada fase persiapan dokumen teknis.

Tahapan ini menjadi krusial karena akan menentukan kualitas pekerjaan fisik di tahun anggaran berikutnya. Dokumen teknis menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pembangunan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Jombang, Agung Setiaji, menyebut saat ini fokus masih pada proses pengadaan jasa perencanaan.

Penunjukan Konsultan Jadi Prioritas Utama

Agung Setiaji menjelaskan bahwa tahapan yang sedang berjalan adalah pengadaan konsultan perencana. Proses ini menjadi pintu awal penyusunan desain teknis seluruh paket kegiatan.

“Kami masih berada pada tahap awal, yaitu menyiapkan perencanaan teknis melalui proses pengadaan konsultan,” ujar Agung.

Sebagian besar paket telah mulai diproses agar konsultan dapat segera ditetapkan. Nantinya, konsultan bertugas menyusun desain sesuai kondisi masing-masing ruas jalan.

Daftar Ruas Jalan dan Jembatan yang Direncanakan

Sejumlah ruas jalan telah masuk dalam daftar prioritas perencanaan. Di antaranya rehabilitasi jalan Sidowareg–Puton di Kecamatan Diwek serta rekonstruksi jalan Made–Sumberteguh di Kecamatan Kudu.

Selain jalan, terdapat pula paket rehabilitasi jembatan. Lokasinya meliputi ruas Sumberagung di Kecamatan Perak hingga Mojokambang di Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Pemeliharaan berkala juga direncanakan pada ruas Alang-alang Caruban–Sukosari di Kecamatan Jogoroto serta Kepuhrejo–Bakalanrayung di Kecamatan Kudu.

Penyusunan Desain Menunggu Penetapan Konsultan

Agung menegaskan bahwa hingga saat ini penyusunan desain teknis belum dimulai. Seluruh proses masih bergantung pada penunjukan konsultan perencana.

“Untuk penyusunan desain teknisnya memang belum berjalan, karena saat ini masih fokus pada proses penunjukan konsultan,” jelasnya.

Setelah konsultan ditetapkan, seluruh perencanaan teknis akan disusun secara menyeluruh. Dokumen tersebut menjadi dasar utama pekerjaan fisik di lapangan.

Target Waktu dan Alokasi Anggaran Infrastruktur

Pemerintah Kabupaten Jombang menargetkan seluruh perencanaan teknis rampung pada triwulan pertama 2026. Target ini disusun agar pengadaan pekerjaan fisik tidak mengalami keterlambatan.

“Seluruh dokumen teknis nantinya disusun oleh konsultan sesuai kebutuhan lapangan,” ucap Agung.

Melalui APBD 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran Rp17,7 miliar untuk 34 paket perbaikan dan pemeliharaan jalan. “Dibandingkan 2025, alokasi tahun depan lebih besar. Tahun lalu anggaran PIK sebesar Rp16 miliar,” pungkas Agung.

Terkini