Transportasi Sungai Mahakam Jadi Andalan Perjalanan Warga Kubar Samarinda

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48:57 WIB
Transportasi Sungai Mahakam Jadi Andalan Perjalanan Warga Kubar Samarinda

JAKARTA - Di tengah keterbatasan akses darat, transportasi sungai kembali menunjukkan perannya bagi masyarakat Kutai Barat. 

Kapal Motor angkutan barang dan penumpang di Sungai Mahakam masih menjadi pilihan utama perjalanan dari Dermaga Melak menuju Samarinda.

Kondisi ini mencerminkan ketergantungan warga terhadap jalur air yang telah lama menjadi urat nadi mobilitas. Sungai Mahakam menawarkan perjalanan yang relatif stabil dibandingkan jalur darat.

Bagi masyarakat, keberadaan kapal penumpang bukan sekadar sarana transportasi, melainkan solusi nyata atas persoalan infrastruktur jalan yang belum optimal.

Kerusakan Jalan Darat Dorong Peralihan Moda Transportasi

Jalur darat dari Ibu Kota Kabupaten di Kecamatan Barong Tongkok menuju perbatasan Kutai Barat dan Kutai Kartanegara di Kecamatan Bongan dilaporkan mengalami kerusakan parah. Kondisi tersebut membuat perjalanan darat penuh risiko.

Lubang jalan, genangan air, dan permukaan yang tidak rata menjadi keluhan utama pengguna jalan. Situasi ini mendorong masyarakat mencari alternatif yang lebih aman.

Transportasi sungai pun menjadi pilihan rasional. Selain menghindari risiko kecelakaan, perjalanan melalui sungai dinilai lebih nyaman bagi penumpang.

Alasan Penumpang Memilih Perjalanan Lewat Sungai

Sejumlah penumpang mengaku lebih memilih jalur sungai karena faktor kenyamanan. Perjalanan dinilai lebih santai dan tidak melelahkan dibandingkan menempuh jalur darat yang rusak.

Bayu, salah seorang penumpang, menyampaikan pengalamannya menggunakan kapal penyeberangan. Menurutnya, kondisi jalan darat saat ini sudah tidak layak dilalui.

“Saya pilih jalur sungai karena perjalanannya lebih santai. Jalur darat sekarang hancur banget jalannya,” kata Bayu.

Jadwal Keberangkatan dan Pilihan Kelas Penumpang

Kapal penumpang rute Melak–Samarinda beroperasi setiap hari secara rutin. Keberangkatan dijadwalkan pukul 17.00 WITA dari Dermaga Melak.

Kapal menyediakan dua pilihan kelas bagi penumpang. Kelas VIP berada di bagian atas kapal dengan tarif Rp180 ribu.

Sementara itu, kelas ekonomi terletak di bagian bawah kapal dengan tarif Rp150 ribu. Pilihan ini memberi fleksibilitas sesuai kebutuhan dan kemampuan penumpang.

Aktivitas Dermaga dan Kesiapan Awak Kapal

Pantauan di Dermaga Melak menunjukkan aktivitas mulai meningkat sejak sore hari. Penumpang terlihat berdatangan lebih awal untuk mengamankan tempat di kapal.

Awak kapal tampak sigap mengatur penumpang sebelum keberangkatan. Pengaturan dilakukan untuk memastikan kapasitas kapal sesuai standar keselamatan.

Selain penumpang, barang bawaan dan kendaraan juga ditata dengan rapi. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan dan keamanan selama pelayaran.

Harapan Warga terhadap Layanan Transportasi Sungai

Bagi masyarakat Kutai Barat, transportasi sungai memiliki peran yang sangat vital. Jalur ini menjadi alternatif utama ketika akses darat mengalami kendala.

Warga berharap pelayanan kapal dapat terus ditingkatkan. Aspek keselamatan menjadi perhatian utama agar perjalanan berlangsung aman.

Selain itu, peningkatan kenyamanan dan ketepatan jadwal juga diharapkan. Dengan layanan yang semakin baik, transportasi sungai diyakini tetap menjadi andalan masyarakat di wilayah Sungai Mahakam.

Terkini