Tabel Angsuran KUR BNI 2025: Syarat Pengajuan, Cara Pengajuan, Plafon Rp100 Juta, Bunga 6 persen per Tahun

Sabtu, 29 November 2025 | 09:03:14 WIB
Tabel Angsuran KUR BNI 2025: Syarat Pengajuan, Cara Pengajuan, Plafon Rp100 Juta, Bunga 6 persen per Tahun

JAKARTA - Pelaku UMKM kembali mendapatkan angin segar pada 2025 berkat hadirnya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI yang menawarkan kemudahan akses pendanaan. Dukungan ini menjadi peluang penting bagi wirausaha yang ingin memperkuat modal tanpa terbebani proses panjang dan rumit.

Program KUR BNI 2025 dirancang sebagai solusi yang dapat membantu pelaku usaha memperluas aktivitas bisnis mereka. Kesempatan ini juga memberikan ruang bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas layanan maupun menambah stok produk sesuai kebutuhan pasar.

Dengan plafon pinjaman hingga Rp100 juta, banyak pengusaha dapat menyesuaikan skala pembiayaan berdasarkan kondisi usaha mereka. Kemudahan ini membuat KUR BNI tetap menjadi salah satu program kredit yang paling diminati pada tahun berjalan.

Manfaat KUR BNI 2025 bagi Pelaku Usaha

Kemudahan akses menjadi salah satu alasan mengapa KUR BNI 2025 terus dicari oleh berbagai pelaku usaha. Prosesnya dikenal cepat dan persyaratannya pun tidak memberatkan bagi pemohon yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan.

Melalui program ini, dana dapat digunakan untuk menambah stok, memperbaiki fasilitas produksi, atau memperluas area pemasaran. Ketersediaan modal usaha yang fleksibel membantu UMKM meningkatkan daya saing dalam situasi ekonomi yang terus berubah.

KUR BNI juga menawarkan suku bunga efektif sebesar 6 persen per tahun, sehingga cicilan bulanan terasa lebih ringan. Dengan tenor hingga 60 bulan, pelaku usaha bisa menyusun strategi pembayaran secara lebih nyaman dan terukur.

Walau plafon maksimal mencapai Rp100 juta untuk kategori tertentu, pelaku usaha tetap dapat menyesuaikan nominal pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan usahanya. Fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah karena tidak memaksakan debitur mengambil jumlah yang terlalu besar.

Syarat Pengajuan KUR BNI 2025

Kriteria pengajuan KUR BNI 2025 tetap mengedepankan ketentuan umum yang mudah dipenuhi oleh kebanyakan pelaku UMKM. Pemohon wajib merupakan Warga Negara Indonesia berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah sebelum usia tersebut.

Usaha yang dijalankan harus sudah berjalan minimal enam bulan sebagai bukti keberlanjutan kegiatan bisnis. Persyaratan ini ditujukan agar pendanaan benar-benar dialokasikan kepada usaha yang produktif dan memiliki prospek.

Dokumen administratif yang perlu disiapkan terdiri dari fotokopi e-KTP, Kartu Keluarga, dan surat nikah bagi yang telah menikah. Dokumen izin usaha seperti NIB atau surat keterangan resmi dari pejabat terkait juga wajib dilampirkan.

Bagi pemohon yang membutuhkan pinjaman di atas Rp100 juta, dokumen agunan harus disiapkan sebagai jaminan. Sementara itu, NPWP wajib dicantumkan jika pengajuan kredit melebihi Rp50 juta.

Calon debitur yang sedang menerima KPR, KKB produktif, atau kartu kredit dengan status pembayaran lancar tetap diizinkan mengajukan KUR BNI. Ketentuan ini menunjukkan bahwa program KUR tidak menutup peluang bagi mereka yang memiliki kredit konsumtif yang sehat.

Cara Pengajuan KUR BNI 2025

BNI menyediakan dua jalur pengajuan, yaitu secara online dan offline melalui kantor cabang terdekat. Jalur online dianggap lebih praktis karena bisa dilakukan kapan saja melalui situs resmi eform.

Untuk pengajuan online, pemohon diarahkan mengunjungi eform.bni.co.id dan membaca syarat serta ketentuannya terlebih dahulu. Setelah mencentang persetujuan, tahap selanjutnya adalah mengisi data diri beserta data usaha pada kolom yang tersedia.

Jika semua data telah diisi dengan benar, permohonan akan diproses dan BNI akan memberikan informasi lanjutan. Proses survei lokasi usaha kemudian dilakukan oleh pihak bank untuk memastikan kelayakan pembiayaan.

Wawancara terkait usaha menjadi bagian penting dari evaluasi sebelum pengajuan disetujui. Waktu persetujuan biasanya berkisar antara tiga hingga tujuh hari kerja setelah seluruh tahapan terpenuhi.

Bagi yang memilih pengajuan secara offline, pemohon dapat mendatangi kantor cabang BNI dengan membawa seluruh dokumen persyaratan. Petugas bank akan membantu memberikan formulir pengajuan dan melakukan pengecekan dokumen secara langsung.

Jika permohonan membutuhkan agunan, dokumen tersebut harus diserahkan saat proses pengajuan berlangsung. Prosedur survei dan wawancara tetap dilakukan seperti halnya pengajuan online sehingga proses berjalan transparan.

Tabel Angsuran KUR BNI 2025 Plafon Rp100 Juta

KUR BNI 2025 menawarkan suku bunga 6 persen per tahun atau 0,5 persen per bulan. Cicilan yang tersedia mencakup tenor antara 12 hingga 60 bulan dan bisa dipilih sesuai kebutuhan usaha.

Berikut tabel angsuran KUR BNI 2025 plafon Rp100 juta:

Tenor (Bulan)Angsuran Per Bulan
12 BulanRp8.606.643
24 BulanRp4.432.061
36 BulanRp3.042.194
48 BulanRp2.348.503
60 BulanRp1.933.280

Tabel angsuran ini dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha untuk menentukan besaran cicilan yang paling sesuai. Kejelasan nominal per bulan membantu perencanaan keuangan agar tetap sehat selama masa kredit berlangsung.

KUR BNI 2025 Jadi Pilihan Menarik untuk UMKM

Program KUR BNI 2025 memberikan peluang nyata bagi UMKM untuk memperkuat usahanya. Fleksibilitas plafon pinjaman, suku bunga rendah, dan proses pengajuan yang mudah menjadi kombinasi yang sangat menguntungkan.

Dengan persyaratan yang ringan serta akses online yang cepat, pelaku usaha dapat mengajukan pembiayaan tanpa hambatan berarti. Tenor hingga lima tahun memberikan keleluasaan bagi debitur untuk menyusun rencana pembayaran yang tidak memberatkan.

Bagi UMKM yang membutuhkan modal kerja, peningkatan kapasitas produksi, maupun ekspansi layanan, KUR BNI 2025 layak menjadi pilihan utama. Program ini dapat menjadi langkah strategis untuk memaksimalkan potensi usaha sepanjang tahun.

Terkini