Tanrise (RISE) Siap Tebar 5,25 Miliar Saham Bonus, Dorong Likuiditas Saham

Selasa, 25 November 2025 | 12:14:19 WIB
Tanrise (RISE) Siap Tebar 5,25 Miliar Saham Bonus, Dorong Likuiditas Saham

JAKARTA - Emiten properti Tanrise, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), menyiapkan rencana pembagian saham bonus hingga 5,25 miliar lembar. Langkah ini bertujuan memperkuat struktur permodalan perusahaan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi pemegang saham.

Manajemen Tanrise menyatakan, hingga 31 Desember 2024, perseroan mencatat tambahan modal disetor sebesar Rp567,89 miliar. Rencana tambahan modal disetor maksimal Rp525,36 miliar akan direalisasikan melalui pembagian saham bonus.

Detail Pembagian Saham Bonus

Jumlah saham baru yang diterbitkan melalui saham bonus mencapai maksimal 5.253.600.000 lembar. Setelah proses ini, total saham ditempatkan dan disetor penuh RISE meningkat menjadi 16,1986 miliar lembar saham.

Rasio pembagian saham bonus ditetapkan sebesar 25:12. Pembulatan ke bawah (round down) diterapkan apabila pemegang saham memperoleh saham pecahan yang tidak mencapai satuan lembar saham, sehingga tidak ada saham sisa yang dikeluarkan.

RUPSLB dan Persetujuan Pemegang Saham

Untuk memperoleh persetujuan, RISE akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 Januari 2026. Rapat tersebut akan menentukan jumlah, nilai, dan rasio final dari saham bonus yang akan dibagikan.

Manajemen menegaskan tujuan utama pembagian saham bonus adalah memperkuat struktur permodalan perseroan. Selain itu, kebijakan ini diharapkan memberikan benefit langsung bagi seluruh pemegang saham secara proporsional.

Dampak Saham Bonus terhadap Likuiditas dan Perdagangan

Pembagian saham bonus diproyeksikan meningkatkan likuiditas saham RISE di Bursa Efek Indonesia. Peningkatan likuiditas ini diharapkan berdampak positif terhadap aktivitas perdagangan dan kinerja harga saham perseroan.

Manajemen optimistis, langkah ini akan memperkuat posisi Tanrise di pasar modal. Selain itu, pembagian saham bonus juga menjadi sinyal positif bagi investor mengenai prospek dan stabilitas keuangan perusahaan ke depan.

Terkini